BANSER Bulukumba Bumikan Kalimat Tauhid

Bulukumba, PANRITA.News – Barisan Ansor Serbaguna atau yang akrab disebut BANSER kembali mengumpulkan pasukannya untuk menggelar tahlilan dan yasinan di markas besar GP Ansor Bulukumba Senin, (28/10/2018).

Kegiatan itu turut di hadiri pula generasi muda annahdliyah lainnya seperti PMII dan Pagar Nusa.

BANSER sebagai badan semi otonom dari GP Ansor, selama ini memang diketahui sebagai salah satu komunitas masyarakat yang memiliki budaya tahlilan dan yasinan sebagai bentuk implementasi nilai ke islaman sebagaimana ajaran ahlu sunnah waljamaah.

Selain sebagai budaya Annahdliyah, kegiatan tahlilan dan yasinan tersebut juga merupakan agenda rutin organisai GP Ansor.

Hal tersebut disampaikan oleh Rasyidin selaku Ketua GP Ansor Bulukumba. Saat dikorfirmasi, ia menuturkan bahwa kegiatan tersebut rutin dilaksanakan, khususnya pengurus cabang bulukumba yang telah dimasukkan dalam proyeksi program kerja organisasi bidang keagamaan dan kebudayaan.

“Tahlilan dan yasinan itu adalah budaya kami, namun juga menjadi kegiatan rutin kami sebab dimasukkan dalam proyeksi program kerja lembaga dalam bidang keagamaan dan kebudayaan jadi sesungguhnya ini hal yang sangat lazim bagi kami sebenarnya” ungkapnya.

Lebih lanjut Rasyidin jelaskan bahwa kegiatan itu juga dilaksanakan sebagai rangkaian peringatan Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2018.

“Khusus malam ini, kegiatan tahlilan dan yasinan kami dibuat sedikit formal dengan mengangkat tema ‘BANSER Membumikan Kalimat Tauhid’, karena kegiatan kami kali ini dirangkaikan dengan peringatan hari sumpah pemuda” tutupnya.

Ditempat yang sama, Komandan BANSER Bulukumba, Sunardi atau yang akrab disapa Jojo mengungkapkan bahwa

“Ini bukti bagi yang belum kenal dekat dengan kami (BANSER) bahwa tagline untuk agama, bangsa dan negara, itu bukan campaigne semata tapi yaa inilah kami, budaya, kegiatan kami adalah tahlilan dan yasinan” jelasnya.

Tinggalkan Komentar