Jakarta, PANRITA.News – Menanggapi informasi akan adanya aksi bela kalimat Tauhid yang merupakan respons atas pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid, ribuan personel gabungan dari Polri dan TNI akan dikerahkan untuk pengamanan.
“Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 7.633 personel gabungan untuk pengamanan aksi pembakaran bendera HTI,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam laman CNNIndonesia.com, Jumat (26/10).
Argo mengungkapkan titik kumpul aksi akan dilakukan di Patung Kuda, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah itu massa akan bergerak menuju ke Gedung Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan.
Adapun surat pemberitahuan yang diterima Polda Metro Jaya, aksi akan dihadiri oleh ribuan orang.
“Titik kumpul massa di Patung Kuda dengan sasaran aksi Kemenkopolhukam. Aksi akan berlangsung dari pukul 13.00 WIB hingga selesai,” tambahnya.
Argo mengimbau supaya aksi dapat dilakukan dengan tertib dan berakhir pukul 18.00 WIB sesuai dengan aturan yang berlaku.
Lebih lanjut dia juga mengimbau agar tidak ada massa yang membawa senjata tajam dan tidak ada ucapan dengan kalimat yang dapat memicu keributan saat aksi berlangsung.
“Diimbau supaya aksi dapat berlangsung dengan tertib, tidak membawa sajam dan tidak mengucapkan kalimat yang dapat memicu keributan,” katanya.
Aksi ini diketahui diinisiasi oleh Barisan Nusantara Pembela Tauhid (BNPT). Seruan dan emberitahuan aksi ini beredar di aplikasi pesan WhatsApp.
Diketahui, Aksi Bela Tauhid ini adalah buntut dari kasus pembakaran bendera yang bertuliskan kalimat tauhid yang dilakukan oleh anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU di Garut, pada Senin (22/10) lalu.

Comment