KPU Data Ulang Pemilih di Sulteng Usai Gempa dan Tsunami

KPU Data Ulang Pemilih di Sulteng Usai Gempa dan Tsunami

Palu, PANRITA.News – Gempa dan tsunami yang menghantam sejumlah daerah di Sulawesi Tengah rupanya mempengaruhi pelaksanaan Pemilu 2019. Ketua KPU Provinsi Sulawesi Tengah, Lawir Lamaming, menuturkan, bencana yang menelan lebih dari dua ribu jiwa itu berdampak pada daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019 secara nasional.

Hingga Selasa (9/10) pukul 13.00 WIB data yang dihimpun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 2.010 orang meninggal dunia.  Para korban tersebar dari beberapa wilayah, yakni Kota Palu, Kabupaten Donggala, Sigi, dan sebagian Kabupaten Parigi Moutong.

Hal itu juga berdampak ke para penyelengara Pemilu, khususnya sebagai panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS) tingkat desa/kelurahan.

“Untuk peserta pemilu, berpengaruh pada dafar calon tetap (DCT), baik DPRD kota/kabupaten maupun DPRD Provinsi Sulteng, mungkin ada yang meninggal atau luka, pastinya akan dilakukan pendataan kembali,” ujar Tanwir di Palu, Rabu (10/10), dilansir Antara.

Terkait dengan pemilih, menurut Tanwir, akan memengaruhi jumlah daftar pemilih tetap (DPT) hingga DPT hasil perbaikan (DPTHP) yang telah disahkan beberapa waktu lalu. “Akibat bencana itu, ikut memberikan pengaruh pada tahapan Pemilu, jumlah tempat pemungutan suara (TPS), hingga akumulasi logistik secara nasional,” ucapnya.

Sebelumnya, KPU Provinsi Sulteng telah menetapkan DPT Pemilu 2019 sebanyak 1.901.556 orang yang tersebar di 13 kabupaten dan kota.

Dengan rincian:

  1. Kabupaten Sigi sebanyak 15 kecamatan, 176 desa dan kelurahan, dan 853 TPS dengan 160.217 pemilih.
  2. Kota Palu sebanyak 8 kecamatan, 46 kelurahan, dan 1.079 pemilih dengan 222.132 pemilih.
  3. Kabupaten Donggala sebanyak 16 kecamatan, 167 desa/kelurahan, dan 868 TPS sebanyak 199.195 pemilih.
  4. Kabupaten Parigi Moutong sebanyak 23 kecamatan, 283 desa/kelurahan, dan 1.337 TPS dengan 299.522 pemilih.

Selanjutnya, pada tanggal 16 September 2018, KPU Provinsi Sulteng menetapkan kembali DPTHP Pemilu 2019 sebanyak 1.886.810 orang yang tersebar di 13 kabupaten/kota. “Ada pengurangan jumlah pemilih, di antaranya karena data ganda dan meninggal dunia,” ujar Tanwir.

Perincian perubahan itu, yakni:

  1. Kabupaten Sigi sebanyak 15 kecamatan, 176 desa/kelurahan, dan 853 TPS dengan 158.351 pemilih.

2, Kota Palu sebanyak 8 kecamatan, 46 kelurahan, dan 1.079 pemilih dengan 215.667 pemilih.

  1. Kabupaten Donggala sebanyak 16 kecamatan, 167 desa/kelurahan, dan 868 TPS sebanyak 198.711 pemilih.
  2. Kabupaten Parigi Moutong sebanyak 23 kecamatan, 283 desa/kelurahan, dan 1.337 TPS dengan 297.239 pemilih.

Secara nasional, DPT Pemilu 2019 yang ditetapkan KPU pada tanggal 5 September 2018 terdapat 187.781.884 pemilih yang terdaftar dengan perincian: 185 juta jiwa di dalam negeri, sekitar 2.000.000 orang di luar negeri.

Sementara itu, proses perbaikan DTPHP Pemilu 2019 telah disepakati untuk diperpanjang hingga 60 hari sejak rapat pleno pada Minggu (16/9) atau pada tanggal 9 Oktober 2018.(Kumparan)