Seluruh ABK KM Mutiara Sentosa Selamat, Kru Beberkan Asal-usul Api

KM Mutiara Sentosa II yang terbakar. (Dok.ANTARA/HO-Kemenhub)

KM Mutiara Sentosa II yang terbakar. (Dok.ANTARA/Kemenhub)

Jakarta, PANRITA.News —Basarnas memastikan seluruh anak buah kapal (ABK) KM Mutiara Sentosa 2 selamat dalam kebakaran yang terjadi di perairan utara Sumenep, Jawa Timur pada Minggu 2 Agustus 2026.

Hal itu dipastikan oleh Kepala Basarnas Mohammad Syafii di Sumenep. Menurutnya, seluruh ABK juga telah berhasil dievakuasi.

“Sementara dari hasil informasi, beberapa nakhoda yang kita selamatkan menyampaikan seluruh kru yang jumlahnya ada 25 ini dinyatakan selamat,” katanya pada Selasa (4/8/2026). 

Selain kru kapal, Syafii menyebut tenaga pendukung yang berada di atas kapal, seperti petugas katering, juga dilaporkan selamat.

“Kemudian juga ada tenaga-tenaga bantuan yang ada di kapal seperti di katering, ini juga disampaikan tim atau teman-temannya semuanya terkonfirmasi selamat,” ujarnya.

Basarnas masih mendata dan memverifikasi seluruh korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2. Langkah ini bertujuan untuk memastikan seluruh penumpang dan awak kapal teridentifikasi.

Seorang korban selamat sekaligus ABK KM Mutiara Sentosa 2, Dwi Putro Suryo membeberkan kesaksiannya detik-detik api melahap kapal. Ia menyebut titik api bermula dalam geladak kapal.

BACA JUGA:  Kuda Juara Nasional asal Jeneponto Hangus di KM Mutiara Sentosa

Suryo mengungkapkan, titik api pertama kali muncul dari sebuah kendaraan roda empat yang terparkir dalam geladak kapal. Api sempat dipadamkan namun malah merembet ke mana-mana.

“Awalnya ada mobil yang terbakar. Saat disiram air ternyata apinya tidak mati, sehingga merembat,” ujar Suryo saat ditemui di Rumah Sakit Islam (RSI) Kalianget, Sumenep.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB ketika dirinya tengah bersiap untuk sarapan. Kepanikan di atas kapal tak terhindarkan usai kobaran api semakin membesar dan menjalar ke bagian lain.

Demi menyelamatkan diri dari kepungan api, Suryo terpaksa meluncur turun dari kapal menggunakan seutas tali.

Akibatnya hingga mengalami luka lecet di bagian telapak tangan. “Saya terombang-ambing di laut sekitar dua setengah jam,” terang Suryo.

Keamanan Transportasi Laut Disorot

Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti minimnya faktor keselamatan dan keamanan transportasi laut di Tanah Air.

Hal ini menyusul banyaknya kecelakaan kapal laut, termasuk insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep, Madura, yang menewaskan 5 penumpang.

BACA JUGA:  KM Mutiara Sentosa Tambah Rentetan Kecelakaan Kapal, Keamanan Transportasi Laut Disorot

“Dukacita mendalam kami sampaikan kepada seluruh korban kecelakaan KM Mutiara Sentosa II. Insiden ini harus menjadi pengingat bahwa ternyata faktor keamanan transportasi laut di Indonesia masih minim,” kata Puan dalam keterangan resminya, Selasa (4/8/2026).

Seperti diketahui, dunia transportasi laut nasional kembali menjadi sorotan menyusul kebakaran hebat KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep, Madura, yang terjadi pada 2 Agustus lalu.

Kebakaran di tengah pelayaran rute Surabaya–Makassar itu pun memicu kepanikan hingga banyak penumpang nekat melompat ke laut, dan menyebabkan 5 orang tewas.

Hingga kini, tim SAR masih melakukan pencarian korban menyusul masih banyaknya penumpang yang dinyatakan hilang.

Sementara korban yang telah berhasil dievakuasi dengan selamat hingga Senin (3/8) berjumlah 233 orang di mana Pemerintah juga terus berupaya memvalidasi data penumpang yang masih berbeda antara manifes dan temuan di lapangan.

Comment