Kuda Juara Nasional asal Jeneponto Hangus di KM Mutiara Sentosa

Kuda di KM Mutiara Sentosa. (Dok.ist)

Kuda di KM Mutiara Sentosa. (Dok.ist)

Jakarta, PANRITA.News —Sekitar 40 ekor kuda diperkirakan berada di atas KM Mutiara Sentosa 2 saat kapal tersebut terbakar di perairan utara Sumenep, Madura, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026). 

Salah satunya merupakan kuda pacu Raja Permata yang pernah ditawar hingga Rp 300 juta. Kepala Desa Kayu Loe Timur, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, H Lelong Azis mengatakan, selain Raja Permata, enam ekor kuda miliknya juga ikut diangkut dalam pelayaran dari Surabaya menuju Makassar.

Menurut Azis, seluruh kuda tersebut berada di kapal ketika kebakaran terjadi. Sementara itu, Raja Permata baru saja dipulangkan setelah mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda di Pangandaran.

“Tidak dapat juara waktu di Pangandaran kemarin karena cedera kasihan. Makanya saya kasih pulang,” kata Azis dikutip (4/8/2026).

BACA JUGA:  KM Mutiara Sentosa Tujuan Makassar Terbakar di Perairan Sumenep

Meski gagal berprestasi di Pangandaran, Raja Permata sebelumnya beberapa kali menjadi juara pada ajang pacuan kuda di luar Sulawesi.

Azis menyebut kuda pacunya meraih juara pertama pada Pacuan Kuda Bupati Kebumen Cup 2026. Kuda tersebut juga pernah finish ketiga pada Kejuaraan Pacuan Kuda Piala Paku Alam 2026 di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Azis mulai memelihara Raja Permata sejak lahir pada 20 Mei 2022. Kuda tersebut berasal dari indukan kuda pacu asal Manado.

Saat berusia satu tahun delapan bulan, Raja Permata mulai mengikuti pacuan di lintasan lokal Jeneponto yang berada di Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, dan Kalimporo, Kecamatan Bangkala.

Prestasinya terus meningkat hingga menjadi wakil Sulawesi Selatan pada Kejurnas Pacuan Kuda di Pangandaran.

BACA JUGA:  KM Mutiara Sentosa yang Terbakar Bawa 250 Orang

“Kalau di Sulsel tidak ada kalah Ki itu (Raja Permata), makanya dia satu-satunya kuda yang wakili Sulsel di Kejurnas Pangandaran kemarin,” ungkapnya.

Selama mengikuti kejuaraan nasional, Bintang Permata dilatih dan ditunggangi joki nasional Verdianto alias Aco. Verdianto juga berada di atas KMP Mutiara Sentosa 2 ketika kebakaran terjadi.

Lolong mengaku bersyukur karena sang joki berhasil menyelamatkan diri. Ia bahkan telah berkomunikasi dengan Verdianto setelah proses evakuasi.

“Alhamdulillah saya tadi malam sekitar pukul 02.00 sudah bicara dengan Verdianto. Sekarang sudah berada di hotel setelah dievakuasi dari Madura menuju Tanjung Perak,” terang H Lelong Azis.

Meski kehilangan kuda pacu andalannya dan enam ekor kuda potong, Lolong bersyukur seluruh orang yang ikut mengawal perjalanan tersebut berhasil selamat.

Comment