Air Mata Tandai Perpisahan Neymar dan Brasil, Suporter Kompak Desak Ancelotti Out!

Neymar Jr. (REUTERS)

Neymar Jr. (REUTERS)

Jakarta, PANRITA.News — Salah satu tim unggulan Timnas Brasil harus tertunduk pada pertandingan di babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Timnas Norwegia pada Senin (6/7/2026) dini hari WIB.

Timnas Brasil harus tersingkir setelah tim asuhan Carlo Ancelotti itu dipaksa mengakhiri laga dengan kedudukan 2-1 untuk kemenangan Norwegia di New Jersey Stadium.

Pada laga itu, Erling Haaland kembali unjuk gigi sebagai monster kotak penalti yang sukses mencetak brace (dua gol dalam satu laga), dan satu gol Neymar melalui titik putih.

Keberhasilan Norwegia ke perempat final Piala Dunia 2026 menjadi prestasi menawan. Negara Skandinavia itu selalu gagal ke perempat final saat berlaga di Piala Dunia 1938 dan 1998. 

Tim debutan Norwegia tidak hanya unggul secara skor akhir atas Brasil, namun juga cukup dominan sepanjang pertandingan.

Norwegia tercatat unggul penguasaan bola hingga 66 persen, jumlah tembakan ke arah gawang unggul 5 berbanding 4, hingga jumlah dan akurasi passing yang jauh lebih unggul.

Tarian Akhir Megabintang di Timnas

Neymar Jr. (AFP)

Neymar resmi mengumumkan pensiun dari Timnas Brasil sesaat setelah Selecao tersingkir dari Piala Dunia 2026.

BACA JUGA:  Ini Kata Pengamat soal Wakil Asia Tersisa Dua Tim di Piala Dunia 2026

Penyerang berusia 34 tahun itu mencetak gol hiburan melalui tendangan penalti pada masa injury time. Gol itu sekaligus menjadi gol terakhirnya bersama Timnas Brasil.

Dengan penuh emosi, Neymar mengungkapkan perjalanan panjangnya bersama Selecao telah berakhir.

“Saya sudah mencoba. Saya sudah mencoba. Semuanya dimulai di MetLife Stadium, dan saya mengakhirinya di sini. Sekarang semuanya telah selesai,” ujar Neymar seusai pertandingan.

Tak lama setelah peluit panjang berbunyi, Neymar terduduk di lapangan sambil menangis. Rekan-rekan setimnya berusaha menghiburnya, tapi ia tetap tak mampu menahan kesedihan setelah mengakhiri karier internasionalnya dengan kekalahan.

Meski telah memutuskan pensiun dari tim nasional, Neymar belum memastikan apakah dirinya juga akan segera mengakhiri karier sebagai pesepak bola profesional.

Publik Brasil Desak Ancelotti Out

Carlo Ancelotti. (AFP)

Kekalahan mengejutkan kontra Norwegia memicu gelombang kemarahan suporter. Pelatih Carlo Ancelotti menjadi sasaran kritik setelah Selecao mengalami mimpi buruk tersebut. 

Sebelum turnamen dimulai, Ancelotti digadang-gadang sebagai sosok yang mampu mengakhiri penantian Brasil untuk kembali menjadi juara dunia setelah terakhir mengangkat trofi pada 2002. Namun, harapan tersebut pupus setelah Brasil kalah 1-2 dari Norwegia.

BACA JUGA:  Grub K Piala Dunia 2026: Ronaldo Cs Diimbangi Kolombia, Kongo Melaju ke 32 Besar

Meski mendapat tekanan besar, Ancelotti menegaskan tidak berniat mundur dari jabatannya.

“Kami harus terus bekerja, berkembang, dan menemukan ide-ide baru. Saya percaya kekalahan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari sebuah siklus baru,” ujar pelatih asal Italia tersebut, seperti dikutip dari The Sun

Pernyataan Ancelotti itu rupanya belum mampu meredam amarah para pendukung Brasil. Di media sosial X, banyak suporter secara terang-terangan meminta Federasi Sepak Bola Brasil memecat mantan pelatih Real Madrid tersebut.

Penggemar menilai tak ada kompromi yang harus diberikan untuk pelatih yang gagal.”Dia harus dipecat,” tulis seorang suporter.

Penggemar lain bahkan melontarkan kritik yang lebih pedas. Mereka menyebut kekalahan ini murni dari pelatih “Ancelotti, ini sepenuhnya salahmu,” komentar suporter lainnya.

Sementara seorang pengguna X lainnya menilai sang pelatih seharusnya memilih mundur. “Kalau masih punya rasa tanggung jawab, dia harus mengundurkan diri malam ini juga,” tulisnya.

Ironisnya, tekanan itu datang kepada salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah sepak bola. Ancelotti memiliki rekam jejak luar biasa dengan koleksi lima gelar Liga Champions, sederet trofi liga domestik, serta sukses menjadi juara liga di lima negara berbeda. 

Comment