Jakarta, PANRITA.News — Prancis mengalahkan Senegal 3-1 pada laga pembuka Grup I Piala Dunia 2026, Rabu (17/6/2026) dini hari WIB. Laga itu mencatatkan rekor baru bagi penyerang Les Bleus, Kylian Mbappe.
Dua gol ke gawang Senegal membawa koleksi gol Mbappe menjadi 58 gol dari 99 penampilan internasional. Catatan tersebut membuatnya melampaui Olivier Giroud yang sebelumnya memegang rekor dengan 57 gol.
Ujung tombak Real Madrid berusia 27 tahun itu resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Prancis.
Pencapaian itu semakin spesial karena diraih saat Prancis memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. Mbappe juga semakin memperkuat reputasinya sebagai salah satu pemain paling produktif dalam sejarah turnamen terbesar sepak bola dunia.
Bahkan, berdasarkan catatan statistik Piala Dunia, jumlah gol Mbappe di ajang tersebut kini sudah melampaui torehan dua legenda dunia, yakni Lionel Messi dan Pele.
Rekor baru Mbappe menempatkannya di puncak daftar pencetak gol sepanjang masa Timnas Prancis. Ia kini unggul satu gol atas Olivier Giroud yang selama beberapa tahun terakhir menjadi pemegang rekor.
Dalam daftar tersebut, Thierry Henry berada di posisi ketiga dengan 51 gol, disusul Antoine Griezmann yang mengoleksi 44 gol dan Michel Platini dengan 41 gol.
Menariknya, Giroud menjadi salah satu sosok pertama yang memberikan ucapan selamat kepada Mbappe setelah rekor itu tercipta.
“Selamat Kylian, akhirnya kamu berhasil. Saya sangat bahagia untuknya. Dia memang pantas mendapatkannya,” ujar Giroud kepada BBC.
Mbappe tidak hanya mencetak sejarah, tetapi juga tampil dominan sepanjang pertandingan melawan Senegal.
Kapten Les Bleus itu mencatatkan akurasi umpan mencapai 94 persen, melakukan 37 sentuhan bola, tujuh kali menyentuh bola di dalam kotak penalti lawan, melepaskan empat tembakan tepat sasaran, dan memborong dua gol.
Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa Mbappe tetap menjadi tumpuan utama Prancis dalam upaya memburu gelar juara dunia ketiga sepanjang sejarah mereka.
Meski kerap menjadi sasaran kritik sepanjang kariernya, pemain Real Madrid itu menegaskan dirinya tidak pernah bermain untuk membungkam para pengkritik.
“Saya tidak bermain untuk balas dendam. Jika saya ingin membungkam semua kritik, saya mungkin harus bermain sampai usia 80 tahun.”
“Saya hanya fokus memberikan yang terbaik untuk negara saya. Itu saja. Fokus penuh saya ada di sana,” tegas Mbappe.

Comment