Mengenal Vozinha, Kiper 40 Tahun Tanjung Verde yang Memaksa Spanyol Berbagi Poin di Laga Pertama Grup H Piala Dunia 2026

Mengenal Vozinha, Kiper 40 Tahun Tanjung Verde yang Memaksa Spanyol Berbagi Poin di Laga Pertama Grup H Piala Dunia 2026

Jakarta, PANRITA.News — Pertandingan antara Spanyol melawan Tanjung Verde pada laga pertama Grup H Piala Dunia 2026 menarik perhatian publik pada satu sosok. Dia adalah Vozinha, Kiper Tanjung Verde berusia 40 tahun yang hanya memperkuat tim kasta kedua Liga Portugal, Chavez.

Namanya menjadi perbincangan usai pertandingan pasca banting tulang untuk membawa Tanjung Verde mengimbangi Spanyol dengan skor 0-0 di Atlanta Stadium pada Selasa (16/6/2026) dini hari WIB.

Vozinha menjadi pemain paling menonjol di kubu Tanjung Verde lewat penampilan heroiknya di bawah mistar gawang. Pengalamannya sebagai kiper yang matang itu membawanya sebagai Player of The Match pada laga itu.

Aksi gemilang Vozinha mencatatkan namanya menjadi kiper tertua yang bisa clean sheet pada debutnya di Piala Dunia FIFA, dengan melakukan tujuh penyelamatan melawan Spanyol.

BACA JUGA:  Ragam Rekor Baru di Fase Awal Piala Dunia 2026: Tren Positif Jerman hingga Berakhirnya Kutukan Pantai Gading

Pada usia 40 tahun 12 hari, ia menjadi pemain tertua yang tampil dalam pertandingan debut suatu negara di Piala Dunia.

Ia melampaui rekor Eloy Room dari Curacao. Dalam sejarah turnamen, hanya Essam El Hadary dari Mesir yang tercatat lebih tua saat melakoni debut Piala Dunia.

Vozinha mengakui karir profesionalnya dimulai sejak usianya sudah 25 tahun. Menurutnya, usia tersebut sudah masuk kategori terlambat.

Meski sempat berpikir ingin gantung sepatu di usianya yang sekarang, ia urung karena negara membutuhkannya menjadi tembok terakhir di bawah mistar gawang

“Saya mulai bermain sepak bola profesional ketika berusia 25 tahun, pada tahun 2012. Itu sudah terlambat untuk orang seperti saya,” kata Vozinha dikutip dari BBC.

“Saya berpikir untuk meninggalkan tim nasional, tetapi kemudian saya melanjutkan karena mimpi ini.” Imbuhnya.

BACA JUGA:  Piala Dunia 2026, Selasa 16 Juni: Skor Imbang dari Empat Laga Grub G dan H

Vozinha sendiri memiliki nama asli Josimar Jose Evora Dias, lahir di Mindelo, Tanjung Verde pada 3 Juni 1986. Ia diberi nama Josimar, mengikuti nama bek Brasil yang terkenal di Piala Dunia 1986.

Vozinho awalnya merintis karier sepak bola di negaranya sendiri, Tanjung Verde. Kemudian takdir membawanya melintasi Slovakia, Angola, Moldova, dan Siprus. Hingga sekarang Vozinha bermain untuk klub divisi dua Portugal, Chaves.

“Penampilan ini adalah penampilan untuk semua orang. Saya adalah pemain terbaik dalam pertandingan ini, tetapi penghargaan ini untuk semua rekan saya, karena tanpa mereka, tidak ada yang mungkin. Saya akan terus bekerja untuk tim dan untuk rakyat Tanjung Verde,” pungkas Vozinha.

Comment