Relokasi Pedagang Citra Mas Sarat Masalah, Dewan dan Pemkot Duduk Bersama 

Rapat dengar pendapat Komisi II DPRD Bontang dengan Diskop UKMP membahas soal Pasar Taman Citra Lok Tuan, Senin (25/7/2022). (Panrita.News/Ridwan)

Bontang, PANRITA.News – Komisi II DPRD Bontang memastikan tidak ada masalah terkait relokasi pedagang Citra Mas Lok Tuan ke gedung baru. 

Sebelumnya berbagai dugaan masalah mencuat. Mulai dari perkara luasan lapak, dugaan tidak adanya transparansi pihak UPT Pasar soal jumlah pedagang, hingga dugaan pungli.

Ketua Komisi II Rustam mengatakan perlu adanya penjelasan terkait isu-isu miring yang muncul. Apalagi, persoalan tersebut membuat banyak pedagang yang menolak pindah berjualan.

“Kami mencoba menengahi. Mencari solusi agar pasar itu bisa berfungsi, ekonomi juga bergerak,” ucap Rustam dalam RDP dengan Diskop UKMP, Senin (25/7/2022).

Menanggapi itu, Kepala Diskop UKMP Bontang Kamilan menampik tudingan tersebut. Ia bilang  urusan relokasi sebenarnya sudah selesai, karena dari awal pihaknya secara transparan melakukan pendataan dan pengundian, dengan melibatkan Asosiasi Pasar.

Hanya saja, ia mengaku tidak dapat memenuhi semua permintaan para pedagang khususnya penjual ikan yang menyoal petak yang dianggap sempit. 

“Petak itu sudah sesuai dengan prototipe dari Kementerian Perdagangan terkait ukuran petak dan kios di pasar semi modern,” jelasnya.

Untuk luasan lapak yang tercantum pada kesepakatan 2016 lalu yakni 2×2 meter. Ukuran tersebut diketahui sudah tidak berlaku. Pasalnya kesepakatan atau MoU hanya berlaku paling lama satu tahun dan harus diperbarui tiap tahunnya. 

“Masalah pungli. Sekali lagi kami tidak pernah bermain-main. Tidak ada pungli, itu uang retribusi yang sesuai dengan Perda No 9 Tahun 2011,” ungkapnya.

Ia pun menegaskan relokasi tetap berjalan, dan akan melayangkan surat peringatan kepada pedagang yang masih enggan pindah ke Pasar Taman Citra baru. 

“Hari berlakunya peringatan pertama, Kalau tidak dijalankan, seminggu ke depan kami layangkan surat peringatan lagi, Tetapi kita secara persuasif, saat ini memang masih ada 50 persen pedagang ikan belum pindah,” pungkasnya.

Comment