DPPKB Bontang Catat Ada 125 Anak Kehilangan Orang Tua Karena Covid-19

Bontang, PANRITA.News – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana mencatat ada 125 anak dibawah umur 18 tahun yang menjadi yatim/piatu dan yatim piatu.

Kepala DPPKB Bontang, Bahtiar Mabe menjelaskan jika jumlah ini bertambah dari sebelumya yang hanya 88 anak saja.

Dari 125 anak tersebut yang paling banyak ialah anak yatim (ayah sudah meninggal), selanjutnya piatu ( ibu sudah meninggal) dan anak yatim piatu hanya beberapa orang saja.

“Karena, kami diminta pendataan ulang dengan menambah NIK masing-masing anak yang orang tuanya meninggal karena covid-19 sampai tsnggal (23/8/2021) kemarin jd terhimpunlah data 125 anak tersebut,” ungkap Bahtiar Mabe, saat di hubungi awak media melalu telpon seluler Rabu (24/6/2021).

Nantinya data tersebut akan dikirim ke Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Provinsi. Yang selanjutnya data tersebut akan dipakai untuk program pemberian bantuan.

“Jenis bantuanya tidak tahu berbentuk apa, yang jelas kami hanya menjalankan intruksi untuk melakukan pendataan,” ungkapnya.

Diakhir, Bahtiar Mabe berharap jika data tersebut nantinya akan bernilai positif kepada anak yang kehilangan orang tuanya akibat Covid-19. Setidaknya dapat meringankan beban hidup dan membantu menjalankan aktivitas kedepanya.

“Semoga saja ada bantuan yang terbaik,” pungkasnya.

Comment