Tegas, Golkar Pecat Dua Kader Mbalelo dari DPRD Sulsel

Makassar, PANRITA.News – Sikap tegas ketua DPD I Golkar Sulsel nampaknya tidak main-main, bahkan dua legislator DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Rahmansyah dan Rismawati Kadir Nyampa akhirnya diberhentikan sebagai kader Partai Golkar dan anggota DPRD Fraksi Partai Golkar.

“Fraksi Partai Golkar sebagai perpanjangan tangan partai, tidak mau main-main menegakkan aturan. Keduanya telah diberhentikan dari keanggotaan oleh DPP, alias dipecat secara tidak hormat. Tidak wajar jika mereka masih mengaku sebagai anggota dewan,” kata anggota FPG Hoist Bachtiar di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (23/5/2018).

Sikap DPP partai Golkar terhadap dua loyalis IYL tersebut diambil berkaitan dengan pernyataan Rahmansyah yang menyebut, ‘Golkar sangat kejam’ akibat namanya dicoret dari keanggotaan fraksi partai Golkar termasuk pemotongan gaji untuk fraksi.

Partai menganggap keduanya tidak taat perintah dengan mendukung salah satu pasangan calon di Pilkada Gubernur Sulsel yang tidak diusung oleh partai berlogo pohon beringin.

Diketahui, keduanya mendukung IYL-Cakka, sedangkan usungan Golkar adalah, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar. “Fraksi Partai Golkar bukan kejam, tapi tegas. Ini menyangkut perintah partai yang tidak dijalankannya,” ujar Pelaksana tugas Ketua DPD II Golkar Kabupaten Gowa, Sulsel itu.

Anggota Komisi C DPRD Sulsel ini memberikan nasihat bahwa apa yang dilakukan keduanya tentu adalah sebuah kesalahan serta tidak diakui partai.

“Jadi sudahlah, jalani saja pilihan itu. Mereka sudah memilih jalannya masing-masing dengan tidak mentaati perintah partai, dan utamakanlah etika, dan jangan pernah lagi mengaku sebagai anggota Dewan dari partai Golkar,” katanya.

Sebelumnya, Rahmansyah memberikan pernyataan yang sangat kontroversi dengan menyebut Fraksi Partai Golkar Sulsel kejam.

“Fraksi Golkar itu kejam,” ujarnya saat berada di Gedung Tower, DPRD Sulsel, Makassar, Senin (21/5/2018).(**)

Editor: Ahmad

Comment