Makassar, PANRITA.News — Ledakan yang terjadi di salah satu rumah mewah yang ada di Komplek Grand Polonia, Kota Medan, menimbulkan korban luka hingga tewas. Para korban dari ledakan itu sudah dievakuasi.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak menjelaskan, kejadian yang terjadi sore hari itu diduga adanya pipa gas yang bocor.
“Jam 15.30 sore tadi terjadi ledakan di Perumahan Grand Polonia. Dari hasil investigasi awal yang sekarang ini masih berlangsung, adanya kebocoran dari pipa gas tanam atau pipa gas bawah tanah,” kata Calvijn
Sejumlah alat berat diturunkan untuk mengevakuasi korban di dalam rumah. Selain itu, tim Gegana dan Jibom juga ikut menginvestigasi.
“Tadi kami sudah masuk dengan menggunakan alat pendeteksi gas, memang terdeteksi di situ. Namun demikian, ini dugaan baru investigasi awal, ya,” lanjutnya.
Usai semua korban dievakuasi, diketahui ada tiga orang yang meninggal dunia. Ketiga korban yakni Jesika, Ros, dan Sinta.
Jesika adalah istri dari pemilik rumah, sementara dua wanita lainnya adalah ART dan babysitter.
Selain korban tewas, ada empat orang lainnya yang dilaporkan selamat. Keempat orang itu yakni balita perempuan berinisial J (2), pria bernama Hasan yang merupakan orang tua dari pemilik rumah berinisial J, seorang kurir bernama Yuda serta seorang sopir yang belum diketahui namanya.
Kombes Calvijn mengatakan, pihak kepolisian sedang melakukan screening serta mengumpulkan barang bukti dari lokasi kejadian. Investigasi ini juga dilakukan bersama PGN.
“Kita sudah mengumpulkan beberapa petunjuk lainnya, CCTV dan lain-lain. Apa yang menjadi temuan di lapangan juga sudah kita amankan. Hasil screening dengan penggunaan alat secara bersama untuk memastikan apakah ada kandungan lainnya, nanti akan dijelaskan oleh Labfor dan PGN,” jelasnya.
Sekadar diketahui, proses evakuasi insiden ledakan di perumahan Grand Polonia Medan ini turut melibatkan tim SAR gabungan. Basarnas, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Pekerjaan Umum, Brimob hingga TNI dilaporkan telah menerjunkan masing-masing personelnya.
Lokasi di sekitar area ledakan kini telah dipasangi garis polisi. Tim SAR gabungan juga turut menggunakan alat berat untuk melakukan evakuasi pada bangungan yang rusak berat.

Comment