IKN, PANRITA.News — Wakil Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI, Adian Napitupulu, menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam mencari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat terdampak pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
Menurut Adian, kehadiran masyarakat terdampak maupun lembaga swadaya masyarakat (LSM) sangat dibutuhkan dalam setiap pertemuan BAM DPR dengan pemangku kepentingan terkait agar proses penyelesaian masalah menjadi lebih menyeluruh.
Hal ini ia sampaikan usai mengikuti pertemuan Tim Kunjungan Kerja BAM DPR bersama Kepala Otorita IKN, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, serta jajaran terkait di Balikpapan, Senin (29/9/2025).
Pertemuan tersebut membahas dampak pembangunan IKN dari sisi sosial, ekonomi, lingkungan, dan budaya. Namun, pertemuan itu belum menghadirkan langsung masyarakat maupun LSM yang terdampak.
“Kita berharap ada massa terdampak yang dilibatkan, dari teman-teman NGO juga dilibatkan, tapi tadi belum ada. Tidak masalah, karena menurut saya data-data (yang dibutuhkan) itu pasti kita dapatkan. Kita ini mencoba mencari titik temu dari persoalan-persoalan rakyat dengan negara, dengan perusahaan, yang memang harus diselesaikan. Sebab kita tidak mungkin membangun bangsa ini di atas dendam,” tegas Adian.
Ia menambahkan, setiap informasi dan data yang diperoleh dari berbagai pihak akan diverifikasi dan dikumpulkan sebagai dasar penyusunan solusi bersama.
“Pasti ada tindak lanjut. Data yang didapat kita verifikasi, kita kumpulkan, kita cari solusinya, kita cari rumusannya,” ujarnya.

Comment