Gowa, PANRITA.News – Di tengah kesibukan sebagai kepala daerah, Bupati Gowa Husniah Talenrang memilih cara sederhana untuk mendekat ke warganya.
Minggu (14/9/2025), di hari libur kerja, ia turun langsung menemui warga miskin ekstrem di Kecamatan Pallangga. Tanpa seremoni, tanpa pengawalan, bahkan hanya dengan mengendarai sepeda motor.
Kehadiran Husniah yang tiba-tiba di rumah warga miskin ekstrem, Asriani di Kelurahan Pangkabinanga dan Sattuma di Desa Julupamai, sontak membuat haru. Sang bupati sendiri yang mengetuk pintu rumah, tanpa didampingi aparat desa.
“Alhamdulillah, terima kasih Ibu Bupati. Berkat bantuan melalui Baznas, sekarang jualan saya sudah lumayan, sudah ada penghasilan tiap hari,” ucap Asriani sambil memeluk Husniah Talenrang dengan penuh rasa syukur.
Dalam perjalanannya, Husniah juga sempat singgah di beberapa titik dan memborong dagangan warga kecil.
Tindakan sederhana itu menjadi simbol keberpihakan pada ekonomi masyarakat kelas bawah yang selama ini berjuang di tengah kesulitan.
Sejak meluncurkan program “Gowa Bersama”, Husniah secara pribadi menjadi orang tua asuh bagi puluhan keluarga miskin ekstrem di berbagai kecamatan. Program ini menjadi bagian penting dari langkah nyata Pemkab Gowa dalam mengatasi kemiskinan ekstrem.
“Mohon doa semua, semoga Allah SWT memberi kelancaran dan keberkahan dalam upaya mengentaskan keluarga miskin ekstrem yang menjadi prioritas saya,” tutup Husniah Talenrang.

Comment