Jakarta, PANRITA.News – Anggota Komisi IV DPR RI, Rina Sa’adah, menilai pemerintah perlu serius mendorong modernisasi penggilingan beras skala kecil.
Tujuannya, agar mereka mampu memproduksi beras dengan kualitas lebih seragam, sekaligus mengisi celah pasar di tengah kelangkaan stok beras premium di ritel modern.
Menurut Rina, kondisi ini justru bisa menjadi peluang emas bagi penggilingan padi kecil maupun pasar tradisional untuk kembali mengambil peran.
Pasalnya, selama ini penggilingan besar lebih dominan karena mampu menekan biaya produksi melalui skala ekonomi yang lebih besar.
“Situasi ini seringkali membuat penggilingan kecil tersisih,” ujar Rina di Jakarta, Jumat (22/8/2025).
Ia berharap, jika penggilingan kecil bisa bangkit, maka manfaat ekonomi bisa lebih merata—tidak hanya dinikmati pengusaha besar, tetapi juga petani dan pedagang pasar tradisional.
Meski begitu, Rina juga mengingatkan adanya tantangan yang perlu diwaspadai, seperti potensi inefisiensi, fluktuasi harga, hingga ketidakseragaman mutu beras.
Karena itu, ia menekankan pentingnya peran pemerintah dalam menjaga stabilitas harga gabah dan beras, termasuk melalui cadangan pangan serta intervensi pasar yang tepat waktu.
Selain itu, distribusi dan logistik juga harus ditata lebih efisien agar ketersediaan beras benar-benar bisa dirasakan merata oleh masyarakat.

Comment