DPRD Desak Pemkot Bontang Selesaikan Sengketa Lahan

Bontang, PANRITA.News – Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) untuk menyelesaikan sengketa lahan, di Kecamatan Bontang Barat, terkhusus di Bontang Lestari.

Lantaran, polemik sengketa lahan, hingga saat ini masih terus ada.

Karena itu, Amir Tosina, mendesak Pemkot Bontang untuk bekerja ekstra dalam mengawasi dan menyelesaikan persoalan sengketa lahan di wilayah Kecamatan Bontang Barat, terkhusus di Bontang Lestari.

“Banyak sekali persoalan sengketa lahan yang terjadi, terutama di Bontang Lestari ini dan kejadian ini terus berulang. Pokoknya pemerintah ini harus kerja ekstra,” kata Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina, saat ditemui awak media, Senin (28/8/2023).

Menurutnya, di wilayah Bontang Lestari, banyak area Hutan Lindung (HL) yang menyimpan kerawanan sosial, karena seringkali kelompok tani atau masyarakat berseteru soal lahan, karena itu, perlu mendapat penanganan serius.

“Yang kami takutkan itu, mereka adu fisik di lapangan,” jelasnya.

Amir mengatakan, lahan yang disengketakan masyarakat banyak dalam kawasan hutan lindung. Untuk itu, pemerintah harus memberikan penjelasan bahwa HL dilindungi. Itu berdasarkan, Undang-undang Nomor 41 tahun 1999 dan kawasan hutan lindung itu tidak boleh ada aktivitas di atasnya tanpa se izin Menteri Kehutanan.

“Kebijakan ini tidak pandang bulu. Kalau memang itu masuk kawasan hutan lindung maka secara otomatis tidak ada legalitasnya,” tegasnya.

Tinggalkan Komentar