Komisi III DPRD Bontang Desak Pemkot Tangani Turap Ambruk

Bontang, PANRITA.News – Komisi III DPRD Kota Bontang mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) agar segera memperbaiki kondisi kurap yang ambruk yang disebabkan pergeseran tanah.

Tak hanya itu, amburknya turap tersebut berimbas di dinding bangunan warga berada di wilayah permukiman, termasuk akses jalan yang ikut terdampat, sehingga dapat membahayakan masyarakat sekitar.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bontang Amir Tosina menyebut pemerintah harus serius dalam menangani itu.

“Saya sudah pernah peringatkan yang di Kanaan, sebelum runtuh, tolong ditangani. Akhirnya kejadian sudah parah, baru bergerak. Jadi kami minta agar longsornya sungai di belakang Gereja Betlehem bisa ditangani lebih awal,” kata Amir Tosina, Jumat, 2 Juni 2023.

Ia mengakaui, sebelum longsornya sisi sungai di belakang Gereja Betlehem, menyebabkan lima bangunan terdampak. Di antaranya ialah gereja, rumah bunda, training center, supermarket, dan eks Halal Bank.

Olehnya itu, ia mendorong agar penanganannya segera ditindaklanjuti.

“Kalau bisa ada penanganan awalnya dulu, mungkin bisa memberikan karung-karung pasir, seperti yang dilakukan di Kanaan. Agar tanahnya tertahan sementara,” ujarnya.

Sementara Kepala Bidang (Kabid) Sanitasi, Air Minum, dan Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Edi Suprapto mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti hal tersebut. Terdapat dua wilayah perbaikan yang akan ditarget pada APBD perubahan. Yakni penuntasan turap di Kanaan dan penanganan longsornya sungai di belakang Gereja Betlehem.

“Semuanya akan kami tindaklanjuti. Namun dua wilayah itu, Insyaallah akan kami kerjakan di APBD perubahan,” pungkasnya.

Comment