Luwu, PANRITA.News – KPU Kabupaten Luwu menggelar rapat pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) periode September 2022 di ruang Rapat ketua KPU, Sabtu (1/10), setelah sebelumnya telah melaksanakan rapat Koordinasi triwulan III bulan September tanggal 15 september yang lalu.
Menurut Koordinator Divisi Perencanaan Data dan Informasi Adly Aqsha, pelaksanaan rapat pleno DPB tersebut dilaksanakan sesuai dengan PKPU Nomor 6 tahun 2021, serta surat edaran 613/PL.01-SD/14/2022 tentang DPB September 2002 untuk sinkronisasi data dan disusul dengan SE nomor 2331/PL.01-SD/14/2022 tentang tindak lanjut hasil pemadanan dan persiapan penyusunan daftar pemilih pemilu 2024.
“tentu ini menjadi perhatian kami, bahwa data-data yang telah diturunkan kepada kami yang telah disinkronisasi oleh KPU RI dan Kemendagri menjadi tugas kami untuk melakukan proses pengecekan dan penelitian, meski secara terbatas namun tidak menafikan dari esensi subtansi yaitu menyaring dan memilah data sesuai kategorinya,” kata adly ke media ini.
“Data yang turun Di Kabupaten Luwu sendiri yaitu :
- kategori data tidak padan
- kategori meninggal dunia
- kategori data ganda
- kategori data padan
Pada pleno ini kami sampaikan bahwa jumlah pemilih Kabupaten Luwu yaitu 253.878 dengan jumlah laki-laki 125.532 pemilih dan perempuan 128.346 pemilih, data-data yang kami mutakhirkan pada PDPB terakhir ini yaitu data-data 4 kategori diatas dan rinciannya sebagai berikut untuk pemilih baru berjumlah 12.181 pemilih, pemilih TMS Pindah Keluar 1.412 pemilih, meninggal dunia 2.444 pemilih, tidak dikenal 13.399 pemilih, bukan penduduk 25 pemilih, ubah data 3 pemilih, ungkap adly.
Pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) telah berakhir pada periode September ini, meski demikian ini bukan akhir dari pekerjaan kami namun ini menjadi awal bagaimana mewujudkan data yang mutakhir, akurat dan berkualitas untuk pemilu/pemilihan kedepan.
“Olehnya kami mengucapkan permohonan maaf apabila dalam proses pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih berkelanjutan ini ada khilaf dan kesalahan didalamnya kami memohon maaf dan juga tidak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh stake holder yang telah membantu kami selama ini sejak maret 2020 lalu hingga hari ini, terutama forum PDPB yaitu TNI/Polri, Disducapil Kab. Luwu, Bakesbangpol Kab. Luwu, Kemenag Kab. Luwu, Pengadilan Agama Belopa, Dinas PMD kab. Luwu, UPTD dinas Pendidikan Prop. Sulsel wilayah Luwu Raya, para camat se-kab. Luwu, para kepala desa/Lurah se-kab. Luwu, Apdesi Kab. Luwu. Kami berharap bahwa berakhirnya PDPB ini yang akan menjadi sandingan data ketika data penduduk potensial pemilih/pemilihan diturunkan dibulan oktober ini,” jelas Adly.

Comment