Bontang, PANRITA.News – Longsor di Jalan Soekarno-Hatta disoroti Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam.
Ia meminta penanganan longsor itu masuk prioritas. Agar kondisi jalan yang longsor sejak 2018 itu tidak semakin memburuk. Menurutnya pembangunan tebing bisa diusulkan di anggaran perubahan.
“Tapi harus gerak cepat, karena saat ini anggaran perubahan sudah mulai dibahas,” ucap pria yang sering disapa Faiz, Rabu (27/7/2022).
Diketahui, lokasi longsor berada di sebelah kiri jalan, dari arah Bontang Lestari menuju Bontang kota. Panjang tanah longsor berkisar 80 meter.
Namun yang terlihat parah, sepanjang 30 meter. Kondisi jalan mulai mengalami retak kecil. Hanya ada garis pembatas yang sudah mulai putus. Dan papan imbauan agar waspada akibat jalan rusak.
Pengendara yang melintas pun diminta untuk
berhati-hati. Terutama saat malam hari.
Kabid Bina Marga Dinas PUPRK Anwar mengatakan, kondisi ini sudah terjadi sejak 2018 lalu.
Anwar menyebut, pihaknya sudah sering kali mengusulkan perbaikan, namun hingga kini belum disetujui.
“Itu sudah lama, kami selalu mengusulkan lewat APBD, Bankeu, bahkan DAK, tapi karena keterbatasan anggaran makanya belum bisa dikerjakan sampai sekarang. Sekarang kelihatan sekali longsorannya karena memang lahan di sekitarnya habis dibersihkan,” ujarnya
Pada 2018 lalu dikatakan Anwar, telah diajukan perbaikan dengan nilai anggaran sekira Rp 13 miliar lebih. Adapun, usulan perbaikan akan kembali diajukan lewat APBD Murni 2023.
“Kemungkinan nilainya bertambah, karena kan itu harga 2018, sekarang sudah naik. Tadi di rapat kami bahas lagi itu tanah longsor,” pungkasnya.

Comment