Komisi I DPRD Bontang RDP dengan KPU, Bahas Proyeksi Jumlah DPT Pemilu 2024  

Komisi I DPRD Bontang RDP dengan KPU, Bahas Proyeksi Jumlah DPT Pemilu 2024

Rapat dengar Pendapat Komisi I DPRD Bontang dengan KPU dan Disdukcapil, Senin, (25/7/2022). (Panrita.News/Muh. Ridwan)

Bontang, PANRITA.News – Komisi I DPRD Bontang menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan KPU, membahas proyeksi jumlah daftar pemilih tetap (DPT) pada tahun 2024 mendatang.

“Rapat pembahasan DPT ini memang merupakan agenda rutin tiap tahunnya, apalagi saat ini tahapan pemilu telah dimulai,” ucap Wakil Ketua Komisi I Raking, Senin (25/7/2022).

Menanggapi itu, Ketua KPU Erwin mengungkapkan dari rekapitulasi data pemilih terbaru yang dilakukan perbulannya. Tercatat jumlah DPT per Juni tahun ini ada 120.539 jiwa. 

Dimana di Kecamatan Bontang Selatan tercatat 45.859 jiwa, Bontang Barat 20.180 dan Bontang Utara 54.500.

Jumlah itu diketahui berkurang 1.155 jiwa jika dibandingkan dengan data DPT pada Pilkada yang lalu.

Namun, angka tersebut diproyeksi akan terus berubah, sampai nanti ditahap penetapan DPT menghadapi pemilu serentak di 14 Februari 2024.

“Sebenarnya masih ada potensi penambahan di pemilih pemula. Dari pelajar, pensiunan TNI/Polri dan juga pendatang,” ungkapnya.

Kata Erwin, KPU saat ini sudah berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi untuk meminta data pelajar yang saat ini duduk di bangku kelas 1 SMA sederajat.

“Pelajar yang kelas 1 SMA sekarang, rata-rata kelahiran 2007. Artinya di tahun 2024, usianya sudah 17 tahun. Maka yang akan kami lakukan adalah pendataan dan sosialisasi pentingnya menggunakan hak memilih,” bebernya.

Menyambung pernyataan Erwin, Kepala Disdukcapil Bontang Budiman menjelaskan jumlah penduduk Kota taman per Juni 2022 tercatat ada 185.392 jiwa.

Dari angka itu, diprediksi ada pemilih pemula sebanyak 10.742 jiwa. Dimana saat ini baru 4.962 diantaranya sudah melakukan perekaman.

“Dari hitungan itu masih ada 5.780 jiwa yang belum ber KTP,”  ungkapnya.

Sementara untuk jumlah pendatang di Bontang tercatat per Juni 2022 ada 2.514 orang. Disisi lain jumlah penduduk yang keluar juga banyak.

Misalnya pada Bulan Mei Disdukcapil yang mencatat jumlah warga yang pindah 519 orang, dan yang masuk hanya 292 orang.

Sementara di Juni lalu, yang masuk 602 orang, yang keluar malah 927 orang.

“Ini realitanya, yang pasti kami akan terus memperbarui data yang ada,” ungkapnya.

Comment