KITRA Makassar Gelar Aksi Desak Kenaikan Gaji TNI Polri

KITRA Makassar Gelar Aksi Desak Kenaikan Gaji TNI Polri

Makassar, PANRITA.News – Puluhan aktivis  Mahasiswa Makassar yang tergabung dalam Koalisi untuk Kesejahteraan TNI Polri (KITRA) menggelar aksi sosialisasi tuntutan menaikkan Gaji TNI Polri, Senin (18/07/2022).

Puluhan peserta aksi di pertigaan jalan Andi Pettarani  dan Alauddin kota makassar menggelar spanduk  berisi tuntutan wujudkan 50 juta gaji TNI Polri  dengan tagline Sejahtera atau Punah, berlangsung aman dan damai.

Koordinator lapangan,  Amriadi  menyatakan aksi Kitra Korda makassar merupakan aksi moral untuk terus mengawal tuntutan  kesejahteraan kepada pemerintah pusat dan menagih kepedulian semua pihak  untuk bersama-sama mewujudkan kenaikan 50 juta gaji TNI-POLRI.

“Aksi kami dari Kitra Korda makassar  merupakan bentuk  tanggung jawab dan kepedulian kami untuk mewujudkan TNI Polri yang sejahtera, sebab mereka tulang punggung Negara sekaligus tulang punggung keluarganya” tutur Amriadi.

Gerakan Kitra lanjut Amriadi merupakan  jalan keluar paling  cepat dan humanis untuk menyelamatkan jutaan keluarga, sebab gaji TNI Polri satu-satunya sumber penghasilan untuk menghidupi keluarga dan membiayai kebutuhan sosial dan lain sebagainya.

Sehingga kami meyakini  dengan gaji 50 juta maka hidup dan kehidupan Keluarga TNI Polri akan lebih terhormat dan TNI Polri akan lebih fokus menjalankan  tugasnya sebagai abdi negara, paparnya.

Sebaliknya, menurut Amriadi pemiskinan akibat rendahnya Gaji yang diberikan oleh pemerintah merupakan tragedi yang akan mengundang bencana bagi negara, pemerintah, masyarakat maupun bagi keluarga mereka.

“Pemiskinan merupakan bentuk hukuman bagi TNI Polri,  padahal tugasnya sudah sangat berat” imbuhnya.

Amriadi menegaskan  akan terus mendesak pemerintah pusat  untuk segera realisasikan tuntutan  kenaikan Gaji TNI Polri. 

“Kami akan mengkonsolidasikan guna  memperkuat desakan ini,  dibutuhkan aksi lebih massif dan berkelanjutan demi terwujudnya tuntutan kesejahteraan ini” pungkasnya.

Comment