Bontang, PANRITA.News – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang telah melakukan mitigasi bencana, di Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara.
Hal itu disampaikan Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bontang Irwan Febrayana saat dikonfirmasi, Selasa (31/05/2022).
Irwan menuturkan mitigasi bencana penting dilakukan untuk meminimalisir resiko bencana.
Adapun pemetaan wilayah Api-Api, yang berpotensi rawan bencana, berdasarkan data yang telah di uji publik pada 2019, yakni :
1. Potensi bencana tadah hujan, diantaranya RT 7, 8, 20, 30, 10, 28, 31, 37, 38, 12, 39, 12, 39, 11, 12, 33, 32, 1, 2, 3, 6, 9, 16, 17, 21, 23, 29, dan 35.
2. Potensi bencana kebakaran pemukiman, yakni RT 31, 14, 26, 27, 11, 1, 6, 9, 11, 13, 17, 22, 28, 29, dan 30.
3. Potensi banjir kiriman, terdapat di RT 40, 34, 13, 8, 28, 14, 29, 33, 7, 37, 22, 35, 4, 23, 12, 42, 21, 41, 11, 18, 39, 9, 10, 15, 32, 30, 20, 19, 17, 5, 16, 24, 25, 26, 27, 36, dan 38.
4. Potensi bencana longsor, berada di RT 11, 21, 25, 31, dan 37.
5. Potensi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), terdapat di RT 2, 3, 16, 21, 26, 27, 31, 32, 37, 39, 41, dan 42.
6. Potensi binatang buas, berada di RT 1, 2, 3, 6, 8, 9, 16, 21, 26, 27, 31, 32, 37, 39, 41 dan 42.
“Data ini sebagai acuan, agar masyarakat lebih waspada untuk mengetahui potensi bencana di wilayah mereka,” kata Irwan saat dikonfirmasi.
Irwan bilang, ketika terjadi bencana dan warga membutuhkan penyelamatan dapat menghubungi call centre 112 atau hotline BPBD Bontang (0548) 3036524.
Tak hanya penyelamatan. Semisal terjadi bencana banjir, petugas pun siap siaga menyiapkan 3 perahu karet yang tersebar di masing-masing wilayah rawan banjir.
“Kami juga selalu berkoordinasi dengan relawan untuk tanggap bencana dan melakukan penyelamatan,” pungkasnya.

Comment