Belum Selesai, Jembatan Rp 68 M di Bone Roboh Dihantam Banjir

Belum Selesai, Jembatan Rp 68 M di Bone Roboh Dihantam Banjir

Bone, PANRITA.News – Jembatan Sungai Garimpang di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) roboh dihantam kayu besar saat banjir. Padahal pembangunan jembatan senilai Rp 6,8 miliar itu belum rampung sepenuhnya dan masih tahap pengerjaan.

Robohnya jembatan yang berada di Desa Kalero, Kecamatan Kajuara ini viral di media sosial (medsos). Dalam rekaman video berdurasi 30 detik yang didapatkan, Senin (09/05/2022), tampak rangka jembatan sudah ambruk menyentuh dasar sungai.

Sejumlah pekerja terlihat memperhatikan kondisi jembatan. Mereka berdiri di antara struktur baja jembatan melihat kondisi proyek yang sepenuhnya rampung tersebut.

“Sungai Garimpang lagi banjir, jembatannya roboh ini. Belum apa-apa sudah roboh,” kata salah seorang pria dalam rekaman dalam video itu.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Bone, Jibang membenarkan peristiwa yang terjadi pada Minggu pagi (8/5) tersebut. Menurutnya, rangka baja ambruk setelah tiang penyangga jembatan ini dihantam kayu besar yang terbawa arus sungai saat banjir.

“Ada kayu besar yang hanyut dan menghantam tiang penyangga jembatan,” ungkap Jibang, Senin (9/5).

Jibang menuturkan, jembatan ini mulai dikerja pada bulan Januari tahun 2022 dan target selesai pada bulan Juni mendatang. Informasi dari LPSE Bone, proyek ini dianggarkan lewat dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) Rp 6,8 miliar dengan panjang 40 meter.

“Kemarin pekerjanya libur, tiba-tiba datang banjir hantam tiangnya oleh pohon besar. Padahal sisa dua hari perakitan bajanya sudah rampung semua,” tambahnya.

Jibang memastikan, saat ini pihaknya sementara melakukan pengerjaan kembali. Apalagi dia berdalih betonnya sebagai pondasi struktur baja jembatan tidak ada yang rusak.

“Tidak ada ji masalah. Mau dibongkar kembali rangkanya baru dipasang kembali. Kalau ada yang hilang, palingan bautnya ji, rangka baja tidak ada yang rusak,” jelasnya.

Tinggalkan Komentar