Makassar, PANRITA.News – Usai pelantikan Andi Sudirman Sulaiman sebagai gubernur defenitif Sulawesi Selatan, Insting Institute langsung mengeluarkan ultimatum.
Melalui direkturnya, Syamsul Bahri memperingatkan kepada gubernur baru untuk dapat menjaga integritas pemerintahan di sisa usia gubernur selama 18 bulan terakhir.
Terlebih lagi, ada pengalaman pahit pemerintahan Sulsel yang menyebabkan Nurdin Abdullah terjaring korupsi oleh KPK.
“Kita tidak mau melihat lagi untuk kedua kalinya seorang gubernur Sulsel yang terpilih secara demokratis ditahun 2018 dengan budaya pemerintahan yang kuat tetapi terjerumus korupsi” ungkapnya.
“Olehnya itu saya memperingatkan (mengultimatum) pak Sudirman agar menjaga integritasnya, agar kita tak melihat NA yang kedua kalinya” sambung Ancu sapaan akrabnya yang juga merupakan pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulsel, Sabtu (12/03/2022).
Selain itu, tugas berat untuk membangkitkan ekonomi melalui perdagangan dan peningkatan kinerja industri yang ada di Sulsel harus menjadi fokus utama.
Akan tetapi, sambung Ancu, pekerjaan itu jangan dilakukan dengan cara-cara yang tidak benar.
“Jangan lagi ada cara-cara tidak benar yang digunakan, apalagi saat ini pejabat sangat mudah diawasi oleh KPK” pungkasnya.
Iapun meminta kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawasi kinerja pemerintahan untuk menciptakan pemerintahan yang good governance.
“Mari kepada seluruh masyarakat Sulsel, kita bersama mengawasi pemerintahan untuk menciptakan sistem yang bersih dan transparan” kuncinya.

Comment