H Irwan Sampaikan Pandangan Fraksi NasDem pada Rapat Paripurna DPRD Sulsel

Anggota DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai NasDem, H. Irwan.

Makassar, PANRITA.News – Anggota DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai NasDem, H. Irwan menyampaikan pandangan Fraksi NasDem pada rapat paripurna DPRD Sulsel, Selasa 8 Maret 2022.

“Fraksi NasDem dalam kerangka di atas mencoba menelaah permasalahan-permasalahan yang ditemui langsung di masyarakat dan disampaikan kepada Bapak Gubernur melalui forum ini,” ujar H. Irwan dalam menyampaikan pandangan tersebut.

Berikut ini, 7 poin padangan Fraksi Partai NasDem pada rapat paripurna DPRD Sulsel:

Pertama, Pembangunan dan Pemeliharaan Jalan. Walaupun sektor ini telah menjadi prioritas, secara fisik kami melihat masih banyak kondisi jalan yang memprihatinkan ketika kita menapaki jalan-jalan provinsi.

Kedua, Kesejahteraan guru honorer. Kami belum melihat relasi signifikan antara kenaikan UMP Rp.876 di Tahun 2022 terhadap keberpihakan pemerintah terhadap para pengabdi bangsa ini.

Ketiga, Kondisi sarana dan prasarana sekolah di tingkat Kabupaten. Kami melihat masih banyak sekolah yang belum memiliki sarana dan prasarana yang layak di tingkat Kabupaten khususnya di wilayah pedesaan. Kami menemukan isu ketidakmerataan, yang salah satunya terlihat dalam bingkai ini, antara wilayah ibukota/kota dengan wilayah pedesaan dapat menjadi bom waktu disharmonisasi masyarakat Sulawesi Selatan.

Keempat, Sarana dan Prasarana air bersih khususnya di Desa-Desa dan Pulau-Pulau Terpencil dan Terluar. Kami menemukan masih terdapat keluhan akses air bersih yang layak di beberapa desa utamanya di wilayah dataran menengah dan tinggi serta pulau-pulau terpencil dan terluar.

Kelima, Fraksi NasDem juga tidak bosan-bosannya mengingatkan kembali bahwa pihak Pemerintah Provinsi seyogyanya dapat mengkonsistensikan pengalokasian anggaran terhadap program strategis Gubernur yang salah satunya adalah mengembalikan kejayaan sejumlah komoditas andalan Sulawesi Selatan.

Keenam, Pembangunan Jalan di kabupaten pangkep, yang menghubungkan kabupaten maros, pangkep dan Bone yang beralamat di minasate’ne yang mana sudah ditetapkan pada APBD tahun 2022 agar proses pembangunannya bisa dipercepat karena kondisi jalan sudah sangat rusak dan sangat membahayakan masyarakat di sekitar jalan provinsi maupun pengendara yang melintas. Maka kondisi sekarang, masyarakat sudah mulai menanam pisang di jalan sebagai bentuk protes kepada pemerintah. Oleh karena itu sekali lagi kami sampaikan agar pembangunannya bisa sesegera mungkin agar tidak terjadi korban di jalan tersebut.

Ketujuh, pengerukan sungai muara kabupaten Pangkep yang saat ini sangat dangkal akibat tumpukan pasir dan efek dari setiap banjir setiap tahun. Oleh karena itu, kami berharap kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pangkep untuk mengatasi permasalahan ini karena sangat berefek pada lalu lintas laut, baik bagi masyarakat kepulauan yang akan masuk ke Ibukota Kabupaten maupun masyarakat yang ingin keluar melalui sungai tersebut.

Comment