Pekan Depan, Pemkot Makassar Bakal Surati Pemprov Sulsel Terkait Pengelolaan Stadion Barombong

Pekan Depan, Pemkot Makassar Bakal Surati Pemprov Sulsel Terkait Pengelolaan Stadion Barombong

Stadion Barombong, Sulawesi Selatan.

Makassar, PANRITA.News – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar berencana mengambil alih pengelolaan Stadion Barombong.

Bahkan, Wali Kota Makassar, Danny Pomanto mengaku telah menyiapkan anggaran sebesar Rp10 miliar.

Namun sampai saat ini, Pemkot belum mengajukan surat permohonan ke Pemerintah Provinsi (Pemrov) Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Muh Dahlan mengatakan, pihaknya masih harus merembukkan poin-poin permohonan surat tersebut dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Makassar.

“Belumpi, lagi Isman. Rencana saya mau ketemu Kadispora terkait alasannya harus dirembukan bersama dulu, mungkin dari PU juga,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (24/02/2022).

Namun, ia menarget jika surat sudah bisa diserahkan pekan depan. Setelah dilakukan rapat bersama SKPD terkait.

“Mudah-mudahan minggu depan sudah bisa diserahkan, karena pak Wali sama. Kadispora sedang ke Jakarta,” pungkasnya.

Sementara, Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, juga membenarkan jika Pemkot bakal bersurat pekan depan.

“Insyaallah, iya saya serahkan suratnya,” ujarnya saat dihubungi.

Perihal isi permohonan, ia menuturkan hal itu merupakan permohonan biasanya.

“Kita bermohon toh untuk menyelesaikan itu barang-barang (stadion). Itu ji saja, kalau begitu kan artinya ada penyerahan ke kita dulu,” terangnya.

Terkait apakah pihaknya telah melakukan pembicaraan awal dengan Pemprov, Danny mengaku belum melakukan itu.

“Belum, belum ada. Nanti Kadispora yang melanjutkan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Danny mengatakan, pihaknya sebelumnya bahkan pernah menyurati Pemprov agar aset tersebut diserahkan.

Namun hingga kini belum ada pembuktian. Apalagi Pemkot juga sudah siap menerima untuk memanfaatkan itu. Bahkan wacana itu pernah bergulir tahun lalu.

“Saya sudah pernah menyampaikan surat. Dari awal sekali, surat berkaitan dengan permintaan terhadap Stadion, Masjid 99, bahkan juga Benteng Somba Opu,” kata Danny, sapaan akrab Ramdhan Pomanto, Minggu, 13 Februari.

Dalam surat itu, jelas dia, pihaknya memaparkan bahwa aset yang dalam kondisi terlantar bisa diserahkan ke Pemkot agar bisa ditindaklanjuti.

“Kami bilang serahkan saja ke Pemkot.
Termasuk Stadion Barombong,” jelasnya.

Jika pun memang ada pernyataan bahwa Pemprov mau menyerahkan ke Pemkot, maka dia mau saja.

“Oke, begitu saya sehat insyaallah saya akan urus. Terima kasih Pemprov,” ucapnya.

Danny juga menuturkan pemandangan seperti itu tidak bagus dipandang karena merusak keindahan kota.

“Daripada terlantar begitu, itu kan merusak kota juga. Nah kenapa tidak, kita bareng-bareng (memperbaiki). Insyaallah,” tuturnya.

Jika pun nanti disetujui, pihaknya bakal masuk ke perubahan nanti.

Apalagi ia menilai penyerahan aset dari Pemprov ke Pemkot tidak sesulit yang dibayangkan.

“Ini kan sama negara ji jadi yang penting legalitasnya saja untuk penganggaran toh. Kita siap saling membantu apalagi aset pemerintah provinsi luar biasa banyaknya yang ada di kota,” terangnya.

“Kita bersyukur sekali, artinya paling tidak dahaga masyarakat untuk kebutuhan stadion bisa terpenuhi,” sambungnya.

Dia pun menilai Stadion Barombong tidak membutuhkan banyak sentuhan lagi.

“Saya lihat lapangannya saja yang cukup parah, jadi dari awal lagi. Saya lihat hancur sekali, tetapi kalau fasilitas sekelilingnya rata-rata relatif tinggal finishing saja,” paparnya.

Estimasi perbaikan jika memang jadi, maka Pemkot membutuhkan sekitar Rp100 miliar.

“Ya, saya kira Rp100 miliar itu sudah dapat, sudah bisa. Tetapi ini estimasi, bisa salah bisa benar. Dengan nominal itu sudah bisa digunakan,” urainya. (*)

Comment