Cuaca Buruk Terus Terjadi, 10 Rumah Hancur-Tanggul Jebol di Baubau

Cuaca Buruk Terus Terjadi, 10 Rumah Hancur-Tanggul Jebol di Baubau

Gelombang yang menghantam bibir pantai di Baubau, Sulawesi Tenggara. (Foto: detik.com)

Baubau, PANRITA.News – Cuaca buruk yang terjadi di Baubau, Sulawesi Tenggara menyebabkan 10 rumah makan milik warga rusak berat.

Bukan hanya itu, tanggul Pantai Kamali juga ikut jebol diterjang gelombang tinggi.

“10 rumah makan dihantam ombak kondisi hancur dan rusak berat. Pantai Kamali tanggulnya jebol,” ungkap Kepala Pelaksana Badan Pengendalian Bencana Daerah (BPBD) Kota Baubau La Ode Muslimin Hibali melalui keterangan resminya, Selasa (22/02/2022) malam.

BPBD memetakan dampak cuaca buruk akibat gelombang tinggi dan angin kencang ini terjadi di 2 wilayah, yaitu Kelurahan Wameo dan Wale.

“Kondisi pemicu (gelombang dan angin kencang) karena hujan lebat disertai angin kencang,” lanjut Muslimin.

Ia juga menyampaikan jika cuaca buruk tersebut cuaca buruk menghantam Kota Baubau pada Senin (21/2) sekira pukul 12.30 Wita.

Akibat kejadian itu, pihaknya merekomendasikan Pemkot Baubau agar segera melakukan rehabilitasi unsur-unsur berdampak.

“Kebutuhan mendesak saat ini perbaikan tanggul pantai Kamali dan relokasi rumah makan di Pasar Wameo. Untuk korban jiwa nihil,” paparnya.

Merujuk laporan Stasiun Meteorologi Betoambari Baubau, hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi disebabkan adanya awan Cumulonimbus (CB). Dalam laporan itu, angin kencang mencapai 20 knot sudah teridentifikasi sejak Minggu (20/2).

“Masyarakat tetap waspada terhadap cuaca ekstrem. Bagi pengguna transportasi darat dan laut agar selalu memperhatikan tanda-tanda cuaca buruk untuk menunda perjalanannya,” papar Muslimin.

Tinggalkan Komentar