Makassar, PANRITA.News – Pemerintah Kota Makassar menghentikan sementara aktifitas Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas mulai Senin hingga Rabu, 21- 23 Februari 2022.
Ini berdasarkan surat edaran Dinas Pendidikan Kota Makassar nomor 0742/K/Disdis/ll/2022 tentang pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan Sekolah.
“Ini untuk pencegahan penyebaran dan peningkatan kasus covid bagi anak-anak, terkait dengan SKB 4 menteri di situ juga ditegaskan PTMT dan atau PJJ ini berdasarkan hasil konsultasi tim ahli epidiomiologi untuk melakukan pembelajaran daring untuk sementara selama 3 hari,” Ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhyiddin, Selasa (22/02/2022).
Berdasarkan laporan kesehatan sekolah per Senin, 21 Februari 2022 total sebanyak 65 orang yang positif Covid-19 terdiri dari tingkat SD 46 orang dan SMP 19 orang di Kota Makassar.
“Yang terlapor di link Laporan Kesehatan Sekolah Makassar Recover, dari total positif Covid-19 dominan dari guru,” ujar Muhyiddin.
Ia mengatakan, hal ini sehubungan juga dengan peringatan dari BMKG terkait kondisi cuaca ekstrim yang dialami Kota Makassar dalam dua hari terakhir.
Maka Sekolah dalam tiga hari kedepan mulai Senin, 21 Februari kemarin, melaksanakan pembelajaran jarak jauh atau online, sambil melihat kondisi cuaca dan informasi selanjutnya.
“Iye karena cuaca ekstrim. Cuaca curah hujan sangat tinggi, ini cuma pemberitahuan sementara sambil menunggu surat resmi dari kami,” katanya.
Pihaknya dalam waktu dekat ini akan melakukan rapat bersama seluruh Kepala sekolah bersama Dinas Kesehatan Kota Makassar (Dinskes) dan Tim Epidemiologi untuk evaluasi perkembangan kasus Covid di lingkungan sekolah.
“Insya Allah malam kamis kami akan rapat virtual,” tutupnya.

Comment