Bazar Diskusi HPMM Bahas Penggusuran di Enrekang, LSM PILHI Tegaskan Akan Terus Membela Warga

Bazar Diskusi HPMM Bahas Penggusuran di Enrekang, LSM PILHI Tegaskan Akan Terus Membela Warga

Direktur Eksekutif LSM PILHI, Syamsir Anchi (pakai topi).

Makassar, PANRITA.News – Lembaga Swadaya Masyarakat Pusat Informasi Lingkungan Hidup (LSM PILHI) menegaskan posisinya untuk terus membela masyarakat tergusur di Kecamatan Maiwa Enrekang oleh PTPN XIV.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Eksekutif PILHI, Syamsir Anchi saat menjadi pembicara di bazar diskusi yang digelar oleh Pengurus Pusat Himpunan Pelajar Mahasiswa Massenrempulu (PP HPMM) di Hans Cafe, Kota Makassar, Sabtu (19/02/2022) malam.

Menurut Anchy sapaan akrabnya, LSM PILHI akan terus berjuang dan bergerak untuk kepentingan masyarakat.

“Gerakan ini adalah gerakan moral yang didasarkan oleh penderitaan masyarakat yang tergusur di Enrekang” ungkapnya.

Apalagi, ia menilai jika Bupati Enrekang saat ini, Muslimin Bando tidak dapat menjadi problem solver untuk rakyatnya dan malah terkesan tak mempedulikan penderitaan yang dialami oleh masyarakat.

“Bupati sekarang ini kita tidak lihat ia memperhatikan masyarakatnya, malah terkesan membiarkan PTPN untuk terus menggusur warga” ungkapnya.

Terlebih lagi, bupati sendiri yang telah mengeluarkan rekomendasi pembaruan Hak Guna Usaha (HGU) untuk PTPN yang dinilai tidak mempertimbangkan kondisi masyarakat setempat.

Hal itu membuat PTPN semakin berani bahkan untuk melanggar hasil moratorium RDP Sulsel yang memerintahkan agar penggusuran warga dihentikan.

“PTPN ini semakin main-main dengan kebijakan, bahkan hasil RDP dengan DPRD sulsel untuk penghentian penggusuran juga tak di indahkan” ucap Anchy.

Olehnya itu, Anchy pun mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama bergerak untuk menuntut agar penggusuran warga Maiwa tersebut segera dihentikan.

“Mari kepada semua mahasiswa dan masyarakat untuk bersama-sama turun ke jalan menuntut agar kesewenang-wenangan PTPN dalam menggusur warga Enrekang segera dihentikan” pungkasnya.

Dikesempatan yang sama, Koordinator Aliansi Masyarakat Massenrempulu (AMPU) Andi Sulfikar mengatakan akan demonstrasi di waktu dekat ini.

“Minggu ini kita akan turun aksi, antara hari Rabu atau Kamis depan, penggusuran ini harus segera dihentikan” jelasnya.

Tinggalkan Komentar