Tak Ditemui Bupati Saat Demonstrasi, Ratusan Petani Tergusur di Enrekang Meradang

Tak Ditemui Bupati Saat Demonstrasi, Ratusan Petani Tergusur di Enrekang Meradang

Aksi demonstrasi oleh petani di kantor bupati Enrekang, Selasa (15/02/2022).

Enrekang, PANRITA.News – Ratusan petani Maiwa Kabupaten Enrekang gelar aksi demonstrasi di Kantor Bupati Enrekang, Selasa, (15/02/2022).

Kedatangan ratusan petani itu untuk meminta pertanggungjawaban Bupati Enrekang, Muslimin Bando yang telah mengeluarkan surat rekomendasi pembaharuan Hak Guna Usaha (HGU) kepada PT Perkebunan Nusantara XIV. Atas rekomendasi itu, kurang lebih 50 hektar (ha) lahan perkebunan warga di Maiwa digusur pihak PTPN XIV.

“Kami datang kesini mau meminta pertanggungjawaban Bupati. Kami ini masyarakatnya, kenapa malah kami yang ditindas,” teriak petani.

Awalnya, aksi berjalan damai dan tertib. Namun saat Bupati Muslimin Bando belum ingin menemui demonstran, massa memaksa untuk masuk di pelataran kantor Bupati. Sehingga aksi dorong antara demonstran dan petugas tak terhindarkan. Pagar besi kantor Bupati pun ambruk.

Salah seorang petani Maiwa, Abdul Mutalib mengungkapkan, selama penggusuran Bupati Enrekang tak pernah melihat kondisi korban penggusuran yang berada di Maiwa.

“Melihat kondisi kami pun dia (Bupati) tak pernah melihat kita. Kami kehilangan pekerjaan pak, hasil pertanian semua digusur,” ungkap Mutalib sambil meneteskan air mata.

Comment