Makassar, PANRITA.News – Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Pemantau Pelanggaran Hukum (PMP2H) Muhammad Waraqaf mengapresiasi tindakan Kapolda Sulsel yang memberikan instruksi ke jajarannya untuk melakukan pengawalan terhadap orang sakit ataupun jenazah.
Waraqaf menyebut, tindakan tersebut mencerminkan seorang pemimpin pengayom masyarakat yang benar-benar bekerja untuk kemaslahatan warga.
“Sosok pengayom seperti ini yang dibutuhkan oleh masyakarat, saya sangat mengapresiasi langkah Kapolda untuk hal tersebut” ungkapnya.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Kapolda karena menurutnya selama ini mobil pengangkut jenazah tidak pernah ada pengawalan dari pihak kepolisian sehingga di beberapa kejadian malah menimbulkan kecelakaan ataupun cekcok dengan pengendara lain.
“Terima kasih Pak Kapolda, hal ini sangat bermanfaat saya rasa, karena sebelum-sebelumnya kadang ada kecelakaan ataupun cekcok antar pengantar ambulans dengan warga. Sehingga saya harap dengan adanya instruksi ini, maka tidak ada lagi kejadian seperti sebelumnya” pungkasnya.
Seperti diketahui sebelumnya, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan menyiapkan layanan pengawalan gratis bagi masyarakat Sulawesi Selatan yang memerlukan pengawalan.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Kombes Pol. Komang Suartamenyebut, Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Nana Sudjana, telah menyampaikan hal ini kepada seluruh jajaran Polda Sulsel.
“Bapak Kapolda sudah menyampaikan kepada seluruh jajaran di Polda Sulsel, apabila melihat atau di lingkungannya ada orang sakit atau meninggal patut untuk dibantu dalam pengawalan,” jelasnya.

Comment