Termakan Hoax Temannya Terbunuh, 13 Pemuda Serang 3 Remaja di Hartako Makassar

Termakan Hoax Temannya Terbunuh, 13 Pemuda Serang 3 Remaja di Hartako Makassar

Barang bukti serta tersangka yang diamankan di Mapolrestabes Makassar

Makassar, PANRITA.News – Belasan pelaku penyerangan pemuda di komplek perumahan Hartako, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, diringkus polisi.

Ada total 13 pelaku yang ditangkap Tim gabungan Polsek Tamalate dan Jatanras Polrestabes Makassar.

Ke 13 orang itu, FA (19), MA (17), IA (18), IB (18), F (18), MA (17), AA (17), R (18), T (17), D (18), NA (20), MA (20), RA (18), SR (26), MA (16) dan RE (23).

Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Lando mengatakan, aksi penyerangan yang dilakukan ke 13 pelaku berlangsung Jumat (07/10/2022) dini hari.

Para pelaku, menyerang ke Komplek Hartako lantaran termakan informasi hoax.

“Beberapa pelaku yang saat itu termakan hoax, bahwa ada salah satu teman mereka dibunuh dan dibuang ke kanal di sekitar lokasi,” kata Lando saat merilis pengungkapan itu di Mapolrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani, Senin (10/01/2022).

“Sehingga pada saat itu, di antara para remaja yang sementara duduk di kampung Lepping termakan hoaks, dan melakukan penyerangan,” sambungnya.

Akibat penyerangan dengan senjata tajam itu, tiga remaja atau pemuda yang didapati saat memasuki Komplek Hartako, menjadi sasaran.

Mereka diamuk menggunakan senjata tajam dan anak panah oleh para pelaku.

“Tiga orang korban mengalami luka sabetan senjata tajam di tangan kanan dan kiri serta busur,” ujar Lando.

Ke tiga korban pun saat ini masih harus menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara.

“Kurang dari 24 jam para pelaku diamankan oleh jajaran Jatanras Polrestabes Makassar dan Polsek Tamalate. Pelaku diamankan di beberapa lokasi di Makassar dan Gowa,” ungkap Lando.

Meski demikian, lanjut Lando, masih terdapat lima pelaku yang dalam pengejaran atau masih buron.

Begitu juga dengan pelaku yang menyebarkan hoax pertama kali, masih didalami polisi.

“Pasal yang disangkakan UU 12 Tahun 1951 tentang penguasaan senjata tajam tanpa izin dan melakukan secara bersama-sama terhadap orang dan dengan ancaman hukuman 10 tahun,” tegasnya.

Dalam penangkapan ke-13 pelaku itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti senjata tajam.

Seperti, samurai, pistol korek, anak panah, ponsel dan beberapa lainnya.

Tinggalkan Komentar