Bupati Selayar Launching Lima Aksi Perubahan Peserta PKA

Bupati Selayar Launching Lima Aksi Perubahan Peserta PKA

Bupati Selayar Launching Lima Aksi Perubahan Peserta PKA

Selayar, PANRITA.News – Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali melaunching lima aksi perubahan para reformer peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) angkatan VI Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemendagri Regional Makassar utusan Kabupaten Kepulauan Selayar di Gedung PKK Kabupaten Kepulauan Selayar, Jalan Muh. Krg. Bonto, Senin (20/9/2021).

Lima aksi perubahan kinerja organisasi ini, masing-masing adalah Gerakan Satuan Polisi Pamong Praja (Gaspol PP) mendukung Gerakan Membangun Desa Mandiri (Gerbang Sari), Gerakan Masyarakat Melindungi dan Melestarikan Sumber Air (Gema Gellisa), Pelayanan Pensiun bersama Sistem Pelayanan Online (Pensiun Bersama Simpole), Edukasi dan Pendampingan Administrasi Desa (Kasi Pintar Desa), serta Sistem Pendataan Monitoring dan Evaluasi Alat dan Mesin Pertanian (Simda Monev Alsintan). 

Launching aksi perubahan kinerja organisasi tersebut ditandai dengan penabuhan gendang oleh Bupati Kepulauan Selayar, yang dilanjutkan dengan pemasangan Ban Lengan Satgas Pol. PP, penyerahan bibit pohon kepada kelompok masyarakat (Gema Gellisa), penyerahan SK pensiun dan taspen (Pensiun Bersama Simpole), penyerahan laporan administrasi desa dari Kepala Desa Bontoborusu dan Kepala Desa Barat Lambongan kepada Bupati Kepulauan Selayar (Kasi Pintar Desa), serta penyerahan aset dokumen pertanian dari reformer kepada Bupati Kepulauan Selayar (Simda Monev Alsintan). 

Bupati Basli Ali menyampaikan apresiasinya kepada para reformer atas inovasi yang telah dihasilkan. Basli berharap inovasi-inovasi tersebut bukan sekedar kepentingan peserta semata, tetapi dapat menularkan virus-virus inovasi pada bidang lainnya, khususnya dalam pelaksanaan tugas sebagai pelayan publik, sehingga mampu berkontribusi dalam pencapaian visi-misi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar. 

“Birokrat (ASN) harus punya kemauan untuk berinovasi, berpikir cerdas, dan berkreasi,” tegas Basli.

Olehnya itu kata Basli, pengembangan kompetensi sumber daya manusia birokrasi menjadi fokus utama yang harus ditindaklanjuti, agar kemampuan para birokrat mengemban tugas dalam memberikan pelayanan dimasa pandemi ini, dapat dirasakan dengan baik oleh masyarakat.

Tinggalkan Komentar