Sinyal Mall Boleh Dibuka, Wali Kota Makassar: Taksiran 25 Persen dari Jumlah Pengunjung

Makassar, PANRITA.News – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto mengatakan tingkat penyebaran Covid-19 di Kota Makassar sudah menurun.

Hal itu dikarenakan tingkat kepedulian masyarakat untuk menjaga kesehatan, sudah mulai terlihat serta kinerja tim detektor di lapangan telah menunjukkan hasil.

Demikian dikatakan Danny dalam rapat koordinasi bersama pengusaha pusat perbelanjaan mal terkait PPKM level 4 di ruang Sipakatau, Lantai ll Kantor Balaikota Makassar, Senin (23/8/2021) kemarin

“Berdasarkan catatan, jumlah Covid di Makassar sudah menurun. Ini tentu memberikan angin segar bagi para pelaku usaha untuk kembali menjalankan usahanya termasuk mal serta pusat perbelanjaan lainnya,” kata Danny.

Danny menyebut, meski belum mengantongi surat edaran baru dari pusat, namun sudah ada tanda, bahwa pusat perbelanjaan bisa kembali beraktivitas.

Olehnya itu, Danny bersama Forkopimda meminta perlu ada kolaborasi yang baik pihak pengusaha untuk peduli dan bersama-sama memerangi virus Covid-19 di Makassar.

“Kuncinya kembali ke kita. Jika patuh maka akan kembali normal. Dan untuk saat ini sinyal dibukanya pusat perbelanjaan maupun mal sudah ada, hanya saja dengan taksiran 25 persen dari jumlah maksimal pengunjung,” ujarnya.

Danny mengatakan jika pusat perbelanjaan/mal mampu menjaga mobilitas pengunjung maka sama halnya membantu pemerintah.

“Kita semua tentu sudah rindu mal. Pengusaha tentu juga rindu berjualan. Makanya peduliki salamaki’. Atur mobilitas keluar masuk pengunjung dan pastikan patuh prokes. Jika ada yang teledor melanggar, bukan pengunjungnya yang kena sanksi, tapi pihak pengelola mal,” jelas Danny.

Secara tegas Ia pun mengatakan jika pihak pengusaha mampu bekerja sama dengan baik maka PBB usahanya akan diringankan.

“Saya akan berikan penghargaan bagi pelaku usaha yang telah memastikan semua karyawannya termasuk tenant di dalamnya telah divaksin. PBB-nya akan saya ringankan,” ungkapnya.

Danny kembali mengingatkan agar pelaksanaan pembukaan mal, nantinya harus dengan mentaati protokol kesehatan yang ketat.

Tinggalkan Komentar