Kader Ancam Boikot Musda Golkar Sinjai

Sinjai, PANRITA.News – Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sinjai yang sedianya digelar, Minggu27 Juni pekan ini terancam batal.

Pasalnya, Musda tersebut mendapat penolakan dari lima kecamatan dan sejumlah ormas Golkar. Mereka bahkan telah melayangkan surat kepihak kepolisian untuk melakukan boikot dan menduduki kantor Golkar Sinjai.

Sekretaris Kecamatan Golkar Bulu Po’do, Erni Martina Dottoro mengatakan, pemboikotan ini dilakukan sebab Musda yang akan dilakukan tidak sah atau ilegal.

Salah satu alasannya kata dia, sebab Surat Keputusan (SK) Plt Ketua dan para pengurus sebelumnya masih berlaku.

“Tidak ada menyebutkan berakhir tanggal sekian, tetapi menyebut berakhir setelah Musda dan terbentuk pengurus defenitif. Kalau itu alasannya, kenapa hanya Sinjai yang dibatalkan, daerah lain tidak. Ini kejanggalan,” kata Erni.

Sehingga pembatalan tahapan yang dilakukan Plt Ketua Golkar Sinjai, Nasran Mone mencederai proses yang telah berjalan. Apalagi, dua calon yang sebelumnya mendaftar telah melewati fit and propper test.

“Kenapa diterima fit, kenapa tidak ditolak memang saat itu, jadi tidak jelas aturan mainnya. Itu yang kami tidak terima. Jadi sebenarnya TP (Ketua Golkar Sulsel memberhentikan Andi Icul (Zulkarnaen Latief) bukan karena SK-nya berakhir tetapi kemauannya yang tidak dilakukan untuk mengarahkan kecamatan memilih Kartini,” Jelasnya

Sehingga, ungkap dia, tidak ada jalan lain selain melakukan pemboikotan pelaksanaan Musda.

“Kami sudah kasi masuk surat di kepolisian untuk memboikot kantor Golkar sampai hari Minggu (saat Musda). Jumat mulai turunkan massa, kita mau ambil alih kantor Golkar,” katanya.

Massa yang akan diturunkan merupakan kader dari lima kecamatan hingga pengurus tingkat desa.

“Ormas dua, pendiri dengan didirikan dan sayap satu. Lima kecamatan ini lengkap. Saya siapkan massa, hari pertama 200 sampai 300 dan akan terus bertambah samapai puncaknya hari Minggu. Kami tutunkan sabanyak mungkin dari simpatisan maupun kader,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Golkar Sinjai, Nasran Mone mengaku akan tetap melaksanakan Musda sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

“Silakan saja, terserah mereka. Kita tetap akan jalankan agenda karena itu amanah partai,” kata Cak Mon, sapaannya.

Dirinya menegaskan jika agenda Musda Golkar Sinjai tidak bisa dihalangi oleh siapapun, sebab seluruh tahapan sudah dimulai.

“Mulai rapat pleno, pendaftaran, terus mau meboikot untuk apa” dikasi tahu juga tidak mau mengerti,” katanya.

Dia menyakini tahapan di Musda Sinjai sudah sesuai prosedur. Nasran juga menegaskan jika tak puas dengan hasil Musda bisa melaporkannya ke Mahkamah Partai Golkar.

“Silakan, tidak ada yang bisa halangi melapor, kalau mau komunikasi ayo,” jelasnya.

Tinggalkan Komentar