Masjid Ramah Anak Sebagai Role Model Jadikan Bontang Sebagai Kota Tahfidz Quran

Bontang, PANRITA.News – Wali Kota Bontang Basri Rase dukung penuh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) dalam program Masjid Ramah Anak.

Hal tersebut sesuai dengan Komitmentnya yang akan menjadikan sebagai Bontang sebagai Kota Tahfidz Quran.

Upaya itu menjadi penting, mengajarkan anak dari usia kecil agar bisa mengenal Al-quran secara mendalam.

“Saya sangat mendukung, bahkan pilot project harus diupayakan dilakukan di semua masjid yang ada di Bontang,” kata Basri saat ditemui awak media, Senin (7/6/2021).

Dirinya juga mengaku, sudah minta arahan tokoh ulama, untuk bersama-sama mewujudkan harapan menjadikan kota Bontang sebagai Kota Tahfidz Qur’an,

Pemerintah Kota Bontang juga berupaya dalam pemenuhan sarana infrastruktur yang memadai. Kedepan pihaknya akan membantu penyaluran dana hibah untuk pembangunan rumah ibadah.

“Tentunya dalam peningkatan anggaran, harus menyesuaikan kemampuan keuangan daerah, saya sudah konsultasi ke BPK dan KPK terkait penyaluran anggaran,” sambungnya.

Kepala DPPKB Bahtiar Mabe menyampaikan saat ini tengah memengembangkan Pilot Project ke dua bekerja sama dengan PT Kaltim Nitrate Indonesia (KNI). Sasaran tahun 2021 ini difokuskan di dua mesjid, pertama masjid Al-muhajirin dan kedua masjid An-namira.

“Pengembangan Program Mahira bekerja sama dengan PT KNI, konsentrasinya mengembangkan wadah ramah anak di tempat ibadah masjid,” kata Bahtiar.

Selanjutnya pihaknya juga menjelaskan, bahwa harapannya adalah supaya bagaimana bisa mendidik anak-anak penerus bangsa yang selama ini butuh perhatian.

“Dengan adanya bantuan tersebut, takmir masjid bisa membimbing anak-anak sekitar agar bisa mendapatkan perhatiannya dan tidak lagi di marahin seperti dahulu,” pungkasnya

Tinggalkan Komentar