Tim Asistensi Belum Siap, Komisi II Urung Bahas Raperda Ekonomi Kreatif Bontang

Bontang, PANRITA.News – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang mengadakan rapat kerja dengan organisasi perangkat daerah (OPD) Bontang, yang sedianya membahas Raperda tentang Perlindungan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif, Urung dilaksanakan.

Tim Asistensi Bagian Hukum Sekretariat Kota Bontang Subur Pangestuningsih, menyatakan diri belum siap.

Pernyataan tersebut di tanggapi Anggota Komisi II Nursalam, yang mempertanyakan sikap ketidaksiapan tim Asistensi.

“Kenapa tidak siap, sangat aneh kalau tadi disebutkan tidak siap dengan alasan belum mempelajari materi, selalu dalam hasil pembahasan kami lampirkan materi materinya,” tegas Nursalam, Rabu (2’6/2021)

Nursalam juga bilang, jika tahapan yang telah melewati proses paripurna, wajib di ketahui karena telah ditetapkan sebagai Produk Paripurna.

“Setahu saya, hal yang sudah melalui tahapan Paripurna, tentu itu sudah menjadi sebuah keharusan untuk diketahui, tidak ada alasan untuk tidak ketahui, karena itu sudah produk paripurna,” lanjutnya.

Nursalam juga menyampaikan jika tim Asistensi bagian hukum agar selalu siap dalam setiap pembasan.

“menurut saya, tim asistensi harus siap setiap saat, Kecuali materi yang diberikan setelah Paripurna belum pernah dibuka,” Pungkasnya.

Pembahasan 11 Bab dan 38 Pasal Raperda tentang Perlindungan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif merupakan inisiasi DPRD Kota Bontang .

Dalam raperda tersebut, akan merinci secara jelas sub sektor usaha Ekonomi Kreatif, Adapun Sektor Industri Kreatif Sebagai berikut :

  1. Aplikasi dan pengembangan permainan
  2. Arsitektur
  3. Desain Produk
  4. Fashion
  5. Desain Interior
  6. Desain Komunikasi Visual
  7. Seni Pertunjukan
  8. Film, Animasi dan Video
  9. Fotografi
  10. Kriya
  11. Kuliner
  12. Musik
  13. Penerbitan
  14. Periklanan
  15. Seni rupa
  16. Televisi dan Radio

Tinggalkan Komentar