Pengurus MUI Kecamatan Salomekko Masa Khidmat 2021-2026 Resmi Dilantik

Pengurus MUI Kecamatan Salomekko Masa Khidmat 2021-2026 Resmi Dilantik.

Bone, PANRITA.News – Ketua Majelis Ulama (MUI) Kabupaten Bone Anregurutta Prof. Dr. KH. Muh. Amir HM., M.Ag didampingi  Sekertaris MUI Kabupaten Bone Drs. KH. Idris, M.Pd.I melantik dan mengukuhkan Pengurus MUI Kecamatan Salomekko Kabupaten Bone masa khidmat 2021-2026.

Pelantikan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Salomekko ini dihadiri langsung oleh Camat Salomekko Hj Faidah, S.STP, juga selaku Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kecamatan Salomekko, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Salomekko Saudi, S.Ag.

Hadir Juga Kepala KUA Kecamatan Kajuara, H. Andi Baso, S.Ag, Ketua MUI Kecamatan Salomekko, Kapolsek Salomekko, Danramil, tokoh masyarakat dan para pengurus MUI Kecamatan Salomekko.

Dalam pelantikan tersebut diawali pembacaan ayat-ayat suci al-Qur’an kemudian dilanjutkan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Sekertaris MUI K.H. Idris Rasyid, dan pengukuhan sekaligus pemberian SK secara simbolis oleh Ketua MUI K.H. Muh. Amir HM.

Ketua MUI Kecamatan Salomekko, Drs. H. Abdul Halim, dalam sambutannya berharap kepada Masyarakat dan pengurus MUI yang ada di wilayah Salomekko untuk selalu aktif memberikan masukan dan sumbangsinya agar MUI Salomekko kedepannya bisa lebih baik.

Ketua MUI Kecamatan Salomekko, Drs. H. Abdul Halim.

Di tempat yang sama, Camat Salomekko juga berharap agar pengurus MUI bisa bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan dan keagamaan yang di Salomekko.

“Khusus kepada pengurus MUI ini agar bisa menjadi sinergitas dan berkolaborasi yang baik, baik dari unsur pemerintah maupun  masyarakat. juga sangat mengapresiasi dan menyambut baik keberadaan MUI Salomekko dan beliau menaruh harapan besar kepada MUI Kecamatan agar betul-betul berperan sebagai wadah masyarakat bertanya ketika adanya permasalahan agama, dan MUI kecamatan juga sebagai coronganya Umara, sehingga dapat membantu pihak Pemerintah Kecamatan dalam melaksanakan program-programnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Bone K.H. Muh. Amir menjelaskan bahwa Majelis Ulama Indonesia itu terdiri dari tiga unsur, yang pertama unsur ulama yang memiliki pemahaman agama yang sudah menunjukkan identitsanya sebagai  seorang  ulama, kedua kultur cendikiawan yaitu yang memiliki ilmu pengetahuan walaupun tidak mendalam ilmu agamnya tapi peduli terhadap agama islam, dan yang ketiga adalah para pemerintah para pejabat, dan para orang tua.

“Pertemuan ketiga unsur ini diharapkan berperan ditengah-tengah masyarakat, karena masyarakat yang semakin kompleks sekarang ini menanti kehadiran pemikiran-pemikiran yang bisa mengayomi mereka baik dari segi syariat maupun dari segi aqidah dan lainya,” pungkasnya.

K.H. Muh. Amir juga menjelaskan bahwa tekanan yang kita hadapi sekarang ini cukup besar yaitu masalah terorisme yang pengaruhnya sangat membahayakan  kesalamatan dan keutuhan NKRI.

Ia berharap MUI, Instansi terkait dan semua tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, mempunyai kewajiban dan tanggung jawab yang sangat penting dalam hal mempelopori pembekalan sejak dini kepada generasi muda melalui jalur pendidikan dan pengetahuan agama.

Lanjutnya, Muh. Amir juga berharap agar MUI Kecamatan yang baru dilantik semakin memeprkuat syiar agama di tengah-tengah masyarakat, karena sekarang ini tantangan semakin berat dan beragam. Salah satu bentengnya adalah amalan dan agama.

Diujung acara diakhiri dengan pembacaan do’a oleh Pimpinan Pesantren Al-Fattah Muhammadiyah Salomekko yang juga sebagai Wakil Ketua MUI Salomekko.

Tinggalkan Komentar