Partai Ummat Mulai Rampungkan Pengurus Hingga Akar Rumput

Makassar, PANRITA.News – Tokoh Reformasi 1998 Amien Rais baru saja mendeklarasikan berdirinya Partai Ummat pada 29 April kemarin.

Saat ini Partai Ummat memiliki kewajiban untuk membentuk struktur dan infrastrukur partai di 34 provinsi di Indonesia.

Terkait hal itu, Ketua Majelis Pengawas Partai Ummat Sulsel, Buhari Kahar Muzakkar mengatakan, sebelum deklarasi secara nasional, pihaknya di tingkat provinsi telah melakukan deklarasi virtual melalui aplikasi zoom karena pandemi covid-19.

“Sebelum melakukan deklarasi secara nasional, kami di seluruh Provinsi telah melakukan deklarasi lebih duluan dengan mengirim video ke DPP,” kata Buhari, kepada awak media beberapa waktu lalu.

Sementara untuk Sulsel, kata dia, pihaknya sudah membentuk pengurus di tingkat kabupaten kota sebelum keluarnya arahan dari mantan pendiri Partau Amanat Nasional (PAN), Amien Rais.

“Di Sulsel saat ini sudah 22 yang telah terbentuk (Pengurus kabupaten/kota), karena target kita dulu bagaimana bisa mendaftar ke Kementerian Hukum dan HAM,” ujarnya.

Saat ini, jelas mantan anggota DPRD Sulsel itu, daerah yang belum memiliki pengurus sisa kabupaten Maros dan Tana Toraja, namun saat ini sudah ada beberapa orang yang menyatakan kesiapan bergabung dengan partai Ummat.

“Kita hanya terkendalan dengan calon ketua saja, karena dalam verifikasi Parpol kita harus memiliki kantor dan itu kendalanya di kabupaten. Tapi kalau orang-orang yang ingin menjadi kader saya kira banyak,” tuturnya.

Lebih lanjut tambah Buhari, dirinya akan berupaya maksimal untuk merampungkan dua kabupaten tersebut agar Kementrian Hukum dan HAM bisa melakukan verifikasi dan partai Ummat disahkan sebagai Partai Politik.

“Dalam waktu dekat ini kita upayakan segera, karena ada yang kurang pede sebagai tokoh (menjadi ketua DPD), dan faktor kantor kabupaten karena itu diharuskan (saat verifikasi Parpol),” sebutnya.

Selain merampungkan pengurus ditingkat kabupaten kota, pihanya juga segera merampungkan pengurua hingga ke akar rumput agar lolos verifikasi partai yang akan dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tahun depan.

“Kita saat ini sudah sampai di tingkat kecamatan, namun belum maksimal (seluruhnya), karena dari kementrian hukum dan HAM juga harus sampai di kecamatan tapi hanya 50 persen, Kabupaten 75 persen, provinsi kepengurusannya harus 100 persen. Sementar verfikasi KPU ketentuan lain dan itu harus lebih besar, harus ada KTA (Kartu Tanda Anggota),” bebernya.

Disinggung dirinya duduk sebagai anggota DPRD Provinsi Sulsel melalui PAN. Buhari menjelaskan pasca Amien Rais meninggalkan PAN dan mendirikan partai Ummat yang tidak memiliki visi tidak sama dengan partai berlambang matahari tersebut.

“Otomatis banyak kader PAN yang akan bergabung, karena haluannya itu ikut sama pak Amin Rais, seperti di Sulsel sendiri hanya dua haluannya, cuma Amin Rais dan KH Djamaluddin Amin (Perintis PAN di Sulsel), yang telah memiliki visi yang sama tapi pak KH Djamaluddin Amin saat ini sudah tidak ada jadi tinggal pak Amin Rais,” tuturnya.

Buhari juga menyebutkan secara ideologis kader-kader PAN pastinya masih ada yang melekat dengan Amien Rais.

“Beliau (Amien Rais) sekarang partai Ummat dan saya yakini itu, pastinya ada yang ikut, kecuali yang memiliki hitung-hitungan tersendiri, apakah dia sebagai anggota DPRD, atau keluarganya dan itu yang beda,” jelasnya.

Tinggalkan Komentar