Pembatas Jalan Samratulagi Dirusak, DPRD Bulukumba Desak Pemda Bertindak Tegas

Bulukumba, PANRITA.News – Pembongkaran pembatas jalan Samratulangi, di Kota Bulukumba, yang dilakukan orang tidak dikenal (OTK) beberapa waktu lalu, membuat sejumlah anggota DPRD Geram.

Pembatas jalan yang dibongkar tersebut, terletak tepat di depan SPBU yang sempat mendapat kecaman dari sejumlah pihak karena izin yang bermasalah.

Anggota DPRD Bulukumba, Fahidin HDK mengungkapkan, dalam tahapan pembongkaran aset daerah, ada mekanisme yang harus dijalankan oleh pemerintah daerah (Pemda) serta harus diketahui DPRD.

Sehingga, lanjut ketua DPC PKB Bulukumba ini, pembongkaran tersebut sudah sangat jelas melanggar, sebab tidak mengikuti prosedural yang ada.

“Pembongkaran pembatas jalan ini melanggar dan tidak diketahui DPRD. Ini jelas pengerusakan, peembongkaran ini jelas merusak aset daerah, terlebih disengaja dan terang-terangan,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya mendesak Pemda agar mengusut kasus tersebut, sebab jika dibiarkan bukan tidak mungkin akan ada aset daerah lain yang dibongkar tanpa melalui prosedur.

Hal senada juga diungkapkan Zulkifli Saiyye. Legislator fraksi PDIP itu menilai pembongkaran yang dilakukan tersebut masuk dalam kategori pengrusakan aset Pemda sehingga berimplikasi pidana.

“Ini jelas merugikan, apa lagi yang lakukan adalah oknum dari luar. Pun pemerintah yang membongkar etisnya harus melalui persetujuan atau sepengetahuan DPRD,” ujarnya.

Pembongkaran aset darah, tambah Zul, sapaan akrabnya, seharusnya melalui prosedur yang sudah ditetapkan, baik untuk menghapus ataupun mengganti aset daerah.

“Tidak serta merta aset daerah dibongkar, ini satu kesalahan dari pihak pembongkar, dan ini merupakan satu tindakan yang merugikan pemerintah daerah, ada prosedural yang harus dijalankan untuk menghapus atau mengganti aset daerah,” Jelasnya (*)

Tinggalkan Komentar