DPPKB Bontang Imbau Masyarakat Laporkan Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bontang, Bakhtiar Mabe.

Bontang, PANRITA.News – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bontang dibawah pimpinan Bakhtiar Mabe terus berupaya peningkatan dalam hal pelayanan. Khususnya dalam menekan angka kekerasan terhadap anak dan perempuan.

Bagaimana tidak ditengah situasi Pandemi COVID-19 ini, memaksimalkan kemampuan dalam hal sosialisasi kepada masyarakat terkait kekerasan terhadap anak dan perempuan seperti pelecehan seksual serta kekerasan terhadap anak.

“Ditengah pandemi saat ini, kami terus menoptimalisasikan kerja-kerja sosoalisasi , khususnya melakukan kerja sama dengan pemuka agama, orang tua tentang pemahaman pendidikan larangan melakukan kekerasan terhadap anak. Selain itu kami juga melakukan road show ke Kelurahan, Kecamatan, bahkan kepolisian untuk mengencangkan pengawasan,” kata Bahtiar saat ditemui awak media dikantor DPPKB, Kamis, (15/4/2021).

Selanjutnya pihaknya juga mengajak seluruh pihak untuk memutuskan rantai permasalahan kekerasan terhadap anak dan perempuan, demi terciptanya nuansa harmonis dan Kota Bontang ramah terhadap anak.

“Dalam penanganan permasalahan kekerasan terhadap anak dan perempuan, DPPKB lebih menerapkan sistem lintas sektor, dengan memperkuan basis-basis penyuluh di setiap kecamatan,kelurahan bahkan sampai tataran RT di Bontang” terangnya.

DPPKB Bontang dalam menyikapi hal tersebut, meminta masyarakat Bontang agar jangan takut melapor jika terjadi kekerasan anak dan perempuan. Jika ingin melaporkan tindak tersebut, dapat menghubungi call center DPKKB di 0811 541 3355.

“Masyarakat dihimbau melaporkan kejadian tindakan kekerasan atau apapun yang menyangkut keselamatan anak dan perempuan,” tutupnya.

Tinggalkan Komentar