Budidaya Aloevera di Tengah Pandemi, Kelompok Tani Cendekia Manfaatkan Lahan Kosong

Abdul Rauf, Ketua Kelompok Tani Cendekia.

Bogor, PANRITA.News – Pandemi virus corona atau Covid-19 menyebabkan masyarakat tidak bisa beraktivitas secara normal dan terbatas.

Imbasnya, penghasilan masyarakat terganggu selama pandemi.

Hal itu yang dirasakan warga Perumahan Griya Cendikia, Desa Curug Kecamatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor.

Sejumlah warga di perumahan ini berinisiatif mengembangkan budidaya Alovera atau lidah buaya dengan mendirikan kelompok tani cendekia Aloevera.

Abdul Rauf yang merupakan ketua Kelompok Tani Cendekia ini mengatakan dirinya mengembangkan pusat budidaya lidah buaya ini sejak awal pandemi Covid-19.

“Pada tahap awal pengembangan, kita menghimpun warga perumahan untuk bergabung dan ternyata banyak yang berminat untuk belajar bersama sama dalam pembudidayaan, apalagi pada saat itu masyarakat sangat terbatas untuk beraktivitas di luar,” katanya, Minggu (04/4/2021).

Abdul Rauf yang juga mantan Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) awalnya kelompok tani Aloevera ini terbentuk akibat keresahan warga sekitar akibat pandemi.

“Sehingga muncullah ide untuk menanam lidah buaya atau alovera ini dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada di sekitar perumahan Cendekia,” jelasnya.

Budidaya Aloevera di Tengah Pandemi, Kelompok Tani Cendekia Manfaatkan Lahan Kosong

Abdul Rauf mengatakan, mereka memulai dengan menanam 5 ribu bibit aloe vera saja, “Dan hingga saat ini suda ada 20 ribu bibit yang sudah ditanam,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Abdul Rauf menjelaskan bahwa warga kelompok tani ini pun sudah banyak yang mendapatkan hasil dari tanaman ini.

“Alhamdulillah saat ini, kami juga sudah menjual bibit-bibit aloe vera dengan membuka jaringan-jaringan petani,” kata Dia.

“Sebelum kita bisa menjual pelepahnya, kelompok tani kita ini sudah memproduksi minuman Cendi Aloevera,” ujarnya.

Bahkan saat ini di tengah pengembangannya, Abdul Rauf terus menggalang dukungan dan kerjasama demi kelanjutan kelompok tani ini.

“Kini kelompok tani sudah mulai pembibitan, penjualan Daun, pembuatan Minum, pembinaan Petani, pemasaran produk, kerjasama teknik, kerjasama pemasaran serta kerjasama investasi demi pemberdayaan masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani Cendekia ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar