Bakhtiar Wakkang Harap Perusahaan di Bontang Daftar Vaksin Gotong Royong

Anggota DPRD kota Bontang Bakhtiar Wakkang.

Bontang, PANRITA.News – Upaya pemerintah dalam menekan Laju penyebaran Covid -19 dengan program vaksinasi, hingga hari ini terus berlanjut.

bahkan pemerintah melalui peraturan menteri kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), mengisyaratkan pelaksanaan vaksinasi Gotong Royong.

Oleh Anggota DPRD kota Bontang Bakhtiar Wakkang berharap, agar perusahaan BUMN dan Swasta, yang beroperasi di Kota Bontang, untuk mendaftarkan perusahaan nya sebagai peserta Vaksin Gotong Royong.

“Saya belum tau yah perusahaan mana yang Ikut mana yang belum, yang jelas, ini akan sangat membantu Masyarakat khususnya Karyawan dalam percepatan vaksinasi,” ujarnya saat dihubungi Sabtu (27/3/2021).

Menurutnya, keterlibatan perusahaan di Kota Bontang dalam program vaksinasi Gotong royong, dapat memperluas cakupan vaksinasi COVID-19 agar segera tercapai kekebalan kelompok atau Herd Immnunity.

“Yah harapan saya, Vaksin ini. memperluas cakupan (jumlah) kelompok masyarakat Bontang yang divaksin, coba hitung angka karyawan perusahaan dibontang, belum anggota keluarga nya” sambungnya.

Secara teknis, pelaksanaan vaksin gotong royong tidak akan mengganggu vaksinasi yang dilakukan pemerintah, selain pelaksanaan, anggaran vaksin gotong royong akan secara mandiri di tanggung oleh Perusahaan.

“Bagusnya, vaksin gotong royong itu mandiri, baik soal pelaksanaan dan penganggaran, perusahaan bisa mendaftarkan keluarga karyawan,” tuturnya.

BW menilai, Vaksin gotong royong perusahaan, akan lebih hemat Cost dalam upaya pencegahan dan program sehat yang mengharuskan karyawan melakukan antigen secara rutin,

“Murah, lebih murah dibandingkan harus rutin periksa antigen, karyawan nya,” jelas BW.

untuk diketahui,  Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mencatat hingga kini telah ada lebih dari 17.387 perusahaan pendaftar program Vaksinasi Gotong Royong.

dengan angka tersebut maksimal jumlah karyawan dan anggota keluarga dapat menyasar 3,5 Juta Orang akan menjalani imunisasi mandiri dalam program vaksinasi Gotong Royong.

Tinggalkan Komentar