Komisi II DPRD Bontang Minta Bapenda Bersikap Tegas ke Pengusaha Walet

Komisi II DPRD Kota Bontang.

Bontang, PANRITA.News – Anggota Komisi II Dprd kota Bontang, menyoroti realisasi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak sarang burung walet yang sangat rendah.

Rapat kerja Anggota Komisi II DPRD Kota Bontang, Senin (15/3/2021), meminta kepada Badan pendapatan daerah (bapenda) untuk bersikap tegas terhadap 246 pengusaha walet di Bontang.

Pasalnya, kota Bontang selama kurun waktu 3 tahun sangat minim PAD, bahkan tahun 2019 hingga tahun 2020 hanya 1,5 juta.

“Kan sudah ada satgas, apalagi sudah ada pendataan, sudah ada himbauan, apalagi,” ungkap Rustam, ketua Komisi 2 ini.

Rustam bahkan membandingkan kesadaran pedagang pasar lebih besar untuk membayar pajak jika alasannya adalah regulasi soal IMB.

“Saudara kita penjual yang dipasar nda ada IMB tapi Masi bayar retribusi,” kelakar Rustam.

Sementara Sumaryono, Anggota DPRD fraksi PPP meminta ketegasan kepala Bapenda, iya menilai, waktu dua tahun masa menjabat sebagai kepala Bapenda, sudah cukup waktu untuk belajar dan berharap sudah melakukan tindakan tegas.

“Pa Sigit kan sudah 2 tahun menjabat, waktu yg lama buat belajar pak, sekarang kita butuh aksen” pinta Sumaryono.

berbeda dengan Sutarmin selain tegas, Bapenda diminta untuk punya program yang jelas semisal melakukan pertemuan dan pembentukan asosiasi pengusaha walet dibontang dan melakukan pertemuan dengan menyertakan komisi II untuk rembug.

“Soal pajak, selalu ada masalah yang bakal ditemukan di lapangan, baik soal hitungan atau alasan lain pengusaha untuk menghindari pajak,” kata Sutarmin.

“Bapenda, sebaiknya kembali’ menginisiasi agar ipengusaha walet agar menentuk asosiasi, agar dapat berkomunikasi dengan pihak pemerintah soal layanan dan kewajiban membayar pajak,” ujar nya.

di depan Anggota komisi II DPRD Bontang, kepala Bapenda Sigit Alfiansyah, berkomitmen akan lebih tegas dalam memaksimalkan penarikan PAD dari wajib pajak Pengusaha Walet dengan menyertakan KPK melalui Korsupgah dalam satgas yang dibentuk Bapenda.

“Ke depan kami tegasi pak, apalagi Tim satgas yang kami akan bentuk akan di perkuat dengan Korsupgah KPK,” tegas Sigit

Tinggalkan Komentar