Penyaluran BST oleh PT POS Dinilai Sudah Sesuai Harapan Masyarakat

Webinar yang diselenggarakan oleh BEM UMY, Selasa (16/2/2021).

Makassar, PANRITA.News – Demi menjaga kestabilan daya beli masyarakat di Tengah pandemi Covid-19, pemerintah meluncurkan program Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 ini.

Program bantuan sosial tunai yang disalurkan melalui Kementerian Sosial ini diharapkan menjadi salah satu program yang betul-betul langsung memberikan dampak bagi masyarakat.

Akan tetapi, pada proses implementasi program tersebut dinilai terdapat banyak kendala yang dihadapi seperti proses pendataan calon penerima bantuan, proses penyaluran bantuan dan lain sebagainya.

Hal itu disampaikan Zahid Ahmad Faiz selaku Menteri SOSMA Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) KM Unersitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada kegiatan webinar yang diselenggarakan oleh BEM UMY, Selasa (16/2/2021).

Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu diperbaiki atau dievaluasi dalam proses penyaluran BST, salah satunya adalah soal data penerima.

“Kita masih sering menemukan bantuan sosial oleh pemerintah yang tidak tepat sasaran. Akan tetapi menurutnya, peyaluran BST yang dilakukan oleh POS Indonesia secara umum, kita bisa mengatakan sesuai dengan harapan masyarakat,” ujar Zahid Ahmad Faiz.

Sementara itu, Agus Setyanto selaku Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi DI Yogyakarta menyampaikan bahwa pihaknya terus berusaha memperbaiki data penerima bantuan.

“Kami tidak menampik bahwa memang urusan pendataan penerima bansos terus kita perbaiki, namun secara umum mulai kita menemukan solusi-solusi perbaikannya, artinya progress yang kami lakukan cukup signifikan,” katanya.

Adapun, Kepala PT POS DIY, Arif Yudha mengatakan bahwa, PT POS Indonesia dipercaya untuk melakukan penyaluran bantuan sosial tunai oleh pemerintah dengan berbekal jejaring kantor pos yang tersebar hingga ke pelosok negeri.

“Dalam proses penyalurannya POS Indonesia senantiasa berkoordinasi dengan dinas sosial terkait dengan daftar nominative penerima BST,” jelas Arif Yudha.

“Dalam proses penyalurannya kami melakukannya dengan cara pengantaran langsung, pelayanan dikantor pos, hingga membuka layanan penyaluran bst di komunitas masnyarakat, seperti di kantor desa, kelurahan dan sekolah. Hal tersebut kita lakukan demi mempercepat penyaluran BST kepada masyarakat,” tandasnya.

Tinggalkan Komentar