SKK Migas Harapkan Dukungan Semua Pihak Agar Capai Target 1 juta Barel Minyak Per Hari

SKK Migas Harapkan Dukungan Semua Pihak Untuk Capai Target 1 juta Barel Minyak dan 12 Juta Kaki Kubik Gas Tahun 2030.

Jakarta, PANRITA.News – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengharapkan dukungan dari semua pemangku kepentingan untuk dapat mencapai target produksi minyak sebesar 1 juta barel minyak per hari dan produksi gas sebesar 12 miliar kaki kubik per hari tahun 2030.

“Kami mengharapkan dukungan dari semua pemangku kepentingan untuk bisa mencapai target 1 juta barel minyak per hari dan 12 miliar kaki kubik gas pe hari tahun 2030. Tanpa dukungan semua pihak tentunya akan sangat berat untuk dapat mengejar target tersebut.” ujar Senior Manager Hubungan Kelembagaan, Divisi Formalitas SKK Migas, Safei Syafri dalam Webinar Sosialisasi Industri Hulu Migas yang digelar dalam Latihan Kader Tingkat II Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Gowa Raya, Sulawesi Selatan pada Sabtu, 13 Februari 2021.

Dukungan semua pihak, lanjutnya, termasuk mahasiswa dalam menjaga iklim investasi yang baik, menjaga kelancaran operasi di lapangan akan sangat membantu kami dalam mencapai target yang ditetapkan.

SKK Migas telah menetapkan target untuk bisa meningkatkan produksi minyak menjadi 1 juta barel per hari dan gas 12 miliar kaki kubik per hari tahun 2030 dengan beberapa upaya antara lain optimalisasi produksi lapangan eksisting, transformasi sumber daya kontijen ke produksi, mempercepat chemical Enhanced Oil Recovery (EOR) dan eksplorasi untuk penemuan besar.

“Potensi minyak dan gas bumi di Indonesia masih cukup besar, karena dari 128 cekungan migas yang ada sebanyak 68 cekungan belum tergarap. Untuk itu kita perlu banyak menarik investasi baik dari luar negeri maupun dalam negeri untuk bisa melakukan eksplorasi secara massif agar bisa menemukan cadangan minyak dan gas yang besar,” jelasnya.

Dalam rangka menarik investasi tersebut maka semua pihak, termasuk mahasiswa diharapkan ikut menjadi agen perubahan agar bisa membuat iklim investasi di industri hulu migas di Indonesia menarik bagi investor.

“Berkurangnya gangguan sosial bisa menjadi indicator menariknya iklim invesasi di Indonesia”.

Sementara Ketua Pelaksana Kegiatan Latihan Kader Tingkat II HMI Cabang Gowa Raya, Muhammad Amri menyampaikan dukungan terhadap langkap SKK Migas untuk bisa mencapai target 1 juta barel minyak per hari dan 12 miliar kaki kubik gas per hari tahu n2030.

“Kami sepenuhnya mendukug upaya peningkatan produksi migas di Indonesia yang telah dilakukan SKK Migas, kami berharap hal itu akan dapat meningkatkan Ketahanan Energi Nasional,” lanjutnya.

Tinggalkan Komentar