Dorong Program Sumur Resapan Air, USAID Gelar FGD di Desa Tamalanrea Bulukumba

Forum Group Discussion (FGD) bersama USAID dan Tokoh masyarakat.

Bulukumba, PANRITA.News – Dalam rangka menjaga keberlangsungan sumber mata air, United States Agency International Development (USAID) bekerjasama dengan Perkumpulan Katalis membuat program kolaboratif pembuatan sumur resapan air.

Program ini salah satunya akan dilaksanakan di Desa Tamalanrea Kecamatan Bontotiro, Kabupaten Bulukumba.

Pemerintah Desa Tamalanrea pun mendukung penuh program tersebut dengan menggelar pertemuan Forum Group Discussion (FGD) bersama USAID dan Tokoh masyarakat.

“Sebagai dukungan akan program ini, kami melaksanakan FGD terkait Rancangan Perdes tata kelola sumber daya air Desa Tamalanrea dalam rangka menjaga keberlangsungan sumber mata air,” ujar Kepala Desa Tamalanrea, Basrang beberapa waktu lalu.

Sementara itu, pihak Perkumpulan Katalis yang bekerjasama dengan USAID, Amir ali mengungkapkan bahwa Program ini berfokus pada upaya membangun kapasitas dan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga resapan air tanah.

“Program tersebut sangat ideal untuk desa tamalanrea. Selain sebagai langkah preventif mencegah terjadinya penurunan debit air, Tamalanrea juga memiliki banyak sumber mata air yg wajib dijaga kelestariannya. Contoh sumber air tihu Keke, tihu lohe, dan sumur tua Tamalala. Tentunya rancangan perdes akan terus kita genjot dan bisa d uji publik nantinya.” Sahut said, Ketua BPD Desa Tamalanrea saat ini.

Sumur resapan air merupakan satu solusi efektif untuk menata kembali sumber air. Sumur resapan merupakan teknik konservasi tanah dan air yang memiliki prinsip utama untuk memperluas bidang penyerapan sehingga aliran permukaan berkurang dengan optimal.

“Kita berharap program ini dapat menjadi percontohan pembangunan resapan air. Semoga, dengan lahirnya Perdes nanti, Desa Tamalanrea menjadi Fokus Pemerintah Kabupaten dan USAID untuk keberlanjutan pengembangan sumur resapan,” jelas Amir.

Tinggalkan Komentar