Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Makassar Larang Perayaan Natal dan Tahun Baru

Penjabat (Pj) walikota Makassar, Rudy Djamaluddin.

Penjabat (Pj) walikota Makassar, Rudy Djamaluddin.

Makassar, PANRITA.News – Seiring dengan peningkatan angka kasus Covid-19, Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, mengeluarkan surat edaran Nomor: 003.02/419/S.EDAR/DISPAR/XII/2020 terkiat pelaksanaan perayaan natal dan tahun baru 2021.

Surat edaran tersebut ditujukan langsung kepada pengelola/pengusaha hotel, tempat hiburan malam (THM), kafe, dan restoran yang beroperasi Kota Makassar.

Surat edaran tersebut menindaklanjuti Peraturan Wali Kota Makassar Nomor 53 Tahun 2020 tentang Pedoman Penerapan Protokol Kesehatan pada Pelaksanaan Kegiatan Pernikahan, Resepsi Pernikahan dan Pertemuan di Makassar.

Selain itu, Peraturan Wali K ota Makassar Nomor 51 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Makassar.

Dalam surat edaran tersebut, Rudy menginstruksikan beberapa hal. Pertama, tidak melaksanakan acara/kegiatan yang bersifat mengundang atau mengumpulkan orang pada saat perayaan natal 2020 dan pergantian tahun baru 2021.

Kedua, tidak melaksanakan kegiatan hiburan khususnya di hotel, tempat hiburan malam, kafe, dan restoran.

Ketiga, senantiasa disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan bagi setiap pengunjung.

Keempat, pelanggaran terhadap pengaturan yang dimaksud dalam surat edaran ini akan diberikan sanksi yang tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Demikian poin-poin dalam surat edaran tertanggal 15 Desember yang ditanda tangani langsung oleh Rudy Djamaluddin.

Tinggalkan Komentar