Hari Aids Sedunia, Kadinkes Bontang: Jauhi Penyakitnya, Bukan Orangnya

Kadinkes Bontang, Bahauddin.

Bontang, PANRITA.News – Setiap 1 Desember, selalu diperingati sebagai Hari Aids sedunia. Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang pun terus melakukan berbagai upaya agar angka Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kota Taman bisa ditekan.

Kadinkes Bontang, Bahauddin mengatakan, Dinkes selalu melakukan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya penyakit Aids, terutama di daerah-daerah yang dinilai rawan. “Saya mengimbau kepada masyarakat agar menjauhi penyakitnya, bukan orangnya,” ujarnya, Selasa (1/12/2020).

Ditanya soal data ODHA di Bontang, Bahauddin menyebut dirinya tidak mengetahui secara pasti lantaran sedang tidak memegang data. Hingga berita ini diturunkan, juga belum ada informasi dari Dinkes Bontang.

Terpisah, Penanggung jawab Pelayanan Kesehatan Reproduksi Komprehensif (PKRK) Puskesmas Bontang Selatan II, dr Ruri Harmawanti Dwi Lestari mengatakan, saat ini Bontang telah memasuki epidemi tahap II atau tahap terkonsentrasi untuk penularan HIV/AIDS. Di wilayah kerjanya saja, saat ini terdata 53 orang yang sudah terkena penyakit tersebut dan saat ini masih terus dilakukan pendampingan oleh puskesmas.

Berbagai upaya telah dan terus dilakukan untuk melakukan deteksi dini terhadap penyakit ini. Di antaranya melakukan skrining kesehatan kepada pasien TBC, ibu hamil, pasangan calon engantin (catin), pasien yang mengalami penyakit infeksi menular seksual, hingga pasien yang dicurigai tanda-tanda HIV/AIDS seperti sariawan yang terus berulang, adanya jamur di mulut, batuk yang tak kunjung sembuh, hingga datang langsung ke lokasi Tempat Hiburan Malam (THM), prostitusi, dan hotel-hotel. “Kami juga turun ke kelurahan-kelurahan untuk skrining ibu-ibu hamil,” terangnya. (Bhima Ahmad) #dinkesbontang

Tinggalkan Komentar