Cegah Lonjakan Kasus DBD, Dinkes Bontang Maksimalkan Kader Jumantik

Ilustrasi DBD.

Bontang, PANRITA.News – Di tangah pandemi Covid-19 saat ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang juga harus berupaya ekstra dalam mencegah melonjaknya kasus Demam Berdarah (DBD) di Kota Taman. Salah satunya dengan memaksimalkan peran kader juru pemantau jentik (jumantik).

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang, dr Bahauddin.

Dirinya menyampaikan, pihaknya telah meakukan pelatihan kader jumantik yang teknisnya dikoordinir oleh tiap puskesmas wilayah kerja maisng-masing. Mengingat saat ini masih kondisi pandemi covid-19, sehingga harapannya satu minimal dari salah satu anggota di rumah tangga berperan dan memiliki tanggung jawab untuk memantau jentik nyamuk yang ada di rumahnya.

“Kemudian memotivasi dan mendorong anggota keluarga lainnya untuk memberantas setiap tempat yang berpotensi terdapat sarang maupun jentik nyamuk,” tuturnya Rabu (25/11/2020).

Bahauddin juga menyampaiakn agar warga senantiasa menerapkan 3 M plus untuk mencegah DBD.

3M tersebut yakni menguras dan menyikat tempat-tempat penampungan air, menutup wadah penampung air, serta mendaur ulang barang bekas. Plus nya yakni mencegah gigitan dan perkembangbiakan nyamuk.

“Ini salah satu langkah yang akan gencar disosialisasikan kepada masyarakat,” tandasnya.

Tinggalkan Komentar